Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru, Sumbawa Barat Bakal Gelar Car Free Night Akhir Pekan

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 01:41 WIB | Oleh:
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru, Sumbawa Barat Bakal Gelar Car Free Night Akhir Pekan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Sumbawa Barat.
Ket. Kegiatan rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan car free night di Alun-Alun Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Provinsi NTB di kantor bupati di Sumbawa Barat, Selasa (7/7).

SUMBAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah mematangkan rencana regulasi kawasan bebas kendaraan malam atau car free night (CFN) di Alun-alun Kota Taliwang yang akan digelar rutin setiap akhir pekan, Selasa (7/7).

"Konsep car free night ini diharapkan menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, menikmati pertunjukan seni, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal dan menumbuhkan titik perekonomian baru," kata Sekretaris Daerah Sumbawa Barat Hairul saat rapat koordinasi persiapan acara tersebut di Sumbawa Barat, Selasa.

Ia mengatakan rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah untuk mematangkan konsep CFN sebelum kegiatan tersebut direalisasikan.

Saat ini, sejumlah aspek teknis seperti kesiapan lokasi dan pelibatan pelaku usaha hingga rekayasa lalu lintas masih terus dimatangkan.

"Pengaturan tersebut menjadi perhatian agar penyelenggaraan car free night nantinya tetap berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus kendaraan menuju kawasan Kemutar Telu Center (KTC)," katanya.

Ia mengatakan alun-alun Kota Taliwang menjadi lokasi yang dipilih dengan harapan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru yang mudah diakses masyarakat.

"Rencananya, car free night akan diselenggarakan secara rutin pada setiap akhir pekan, bisa menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), pasar pangan murah, produk pertanian, perikanan, dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan seluruh rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan terus disempurnakan sebelum ditetapkan.

"Pada CFN itu juga menampilkan seni budaya sebagai bagian dari upaya mengangkat potensi dan kearifan lokal Kabupaten Sumbawa Barat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.