- Home
-
- Luar Negeri
-
- Suhu Udara Meningkat, Indu...
Suhu Udara Meningkat, Industri Retail Jepang Hadirkan Perlengkapan Musim Panas
Selasa, 07 Jul 2026, 15:33 WIBTOKYO - Berbagai perusahaan di Jepang menghadirkan produk inovatif, mulai dari payung berteknologi khusus hingga botol minum yang dilengkapi penyemprot kabut air, untuk membantu masyarakat menghadapi musim panas yang diperkirakan kembali bersuhu tinggi tahun ini.Â
Di gerai ritel Hands Inc. di kawasan Shinjuku, Tokyo, payung hasil kolaborasi dengan Toray Industries Inc. menjadi salah satu produk unggulan dalam deretan perlengkapan penangkal panas, bersama kipas angin genggam dan berbagai aksesori lainnya.
Menurut pihak perusahaan, payung tersebut menggunakan kain berteknologi tinggi yang mampu memberikan perlindungan dari sinar ultraviolet sekaligus mengurangi paparan panas.
Selain kipas angin genggam, kini juga tersedia kipas berukuran sangat ringkas yang dapat dipasang pada payung.
"Karena banyak orang membawa beberapa perlengkapan untuk mengatasi panas, kami melihat permintaan terhadap produk yang lebih kecil dan ringan terus meningkat," kata pejabat hubungan masyarakat Hands, Akiko Taguchi.
Penjualan produk pendingin dengan desain unik juga mencatat peningkatan. Perusahaan Logos Corp. yang berbasis di Osaka, misalnya, menawarkan instant ice stamp, alat yang dapat membekukan handuk atau saputangan basah hanya dalam satu hingga tiga detik.
Saat diluncurkan pada 2024, produk tersebut habis terjual bahkan sebelum musim panas dimulai. Perusahaan kemudian meningkatkan kapasitas produksi, sementara penjualan tahun ini yang dimulai sejak libur Golden Week pada Mei tetap menunjukkan tren positif.
Sementara itu, Daisaku Shoji Ltd. yang berbasis di Tokyo memperkenalkan botol minum berbahan baja tahan karat Magicool Drink Mist, yang memungkinkan pengguna menikmati minuman sambil menyemprotkan kabut air untuk memberikan sensasi sejuk.
Inovasi juga hadir dalam bentuk aplikasi digital. Navitime Japan Co. menambahkan fitur Shady Route pada aplikasi jalan kaki Alkoo by Navitime untuk merekomendasikan rute dengan lebih banyak area teduh.
Aplikasi tersebut juga dilengkapi fitur Shady Map yang membantu pengguna menemukan lokasi teduh melalui analisis ketinggian bangunan dan sudut datang sinar matahari.
Menurut perusahaan, pengembangan Shady Map berawal dari diskusi para insinyur yang ingin tetap dapat berjalan kaki di luar ruangan meski cuaca sangat panas.
Fitur Shady Map dan Shady Route kemudian meraih sejumlah penghargaan, termasuk penghargaan inovasi dalam kompetisi produk penanggulangan cuaca panas yang diselenggarakan Pemerintah Metropolitan Tokyo. Ant
- Tokyo
- musim panas
- retail
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Kapal Pesiar Terdampak Hantavirus Mengakhiri Pelayaran Hari Ini, Berlabuh di Rotterdam Belanda
-
Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis
-
ASDP Ambon Operasikan Kapal 24 Jam pada H+7 Lebaran
-
Gubernur Pramono Anung Hadiri Upacara Melasti di Pure Segera Cilincing untuk Sambut Hari Nyepi
-
JIS Jadi Venue Konser Avenged Sevenfold di Jakarta, Ini Alasannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.