Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Garut Mitigasi Kekeringan Sektor Tanaman saat Kemarau

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Garut Mitigasi Kekeringan Sektor Tanaman saat Kemarau Doc: ANTARA
Ket. Area lahan pertanian di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengerahkan semua jajarannya untuk melakukan mitigasi bencana kekeringan pada sektor tanaman pangan saat musim kemarau dengan melakukan langkah cepat, dan tepat sehingga tanaman bisa diselamatkan dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

"Ini yang disikapi terkait mitigasi kekeringan sektor lahan, saya minta camat-camat, tadi sudah ada beberapa laporan, terus periksa (wilayahnya)," kata Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, usai rapat koordinasi mitigasi bencana kekeringan sektor pertanian di Garut, Senin (06/7).

Ia menuturkan, hasil dari rapat koordinasi tersebut mendapatkan laporan daerah rawan kekeringan, dan sebagian ada yang meminta bantuan pemasangan pompa air untuk mengairi lahan pertanian yang terancam kekeringan.

Adanya rapat koordinasi yang menghadirkan camat dan jajaran Dinas Pertanian Garut itu, kata dia, untuk memudahkan penanganan dengan cepat dan tepat apabila di suatu daerah ada yang terdampak kekeringan.

"Kumpulkan camat dan Dinas Pertanian untuk disikapi dengan segera, sehingga kalau ada kekeringan segera ditindaklanjuti," katanya.

Ia menyampaikan, upaya mengatasi kekeringan harus sejak awal, bukan dalam kondisi tanah sudah kering, kemudian tanamannya juga sudah kering.

Kondisi tersebut, kata dia, tentu akan sulit untuk menyelamatkan tanamannya, sehingga petani maupun aparatur pemerintah di lapangan harus melakukan pengecekan di lapangan lalu melaporkan dan tindaklanjuti agar tanaman bisa cepat diselamatkan.

"Saya kira ini kan, kalau sudah mati disiram air enggak akan hidup-hidup lagi, jangan sampai terlambat, ini mumpung masih hidup, cepat sirami," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian menambahkan, jajarannya telah melakukan pendataan di lapangan yang saat ini kondisi lahan pertanian, terutama padi terancam kekeringan dampak kemarau.

"Kondisinya terancam, tidak ada yang puso, namun kita sudah melakukan antisipasi salah satunya pompanisasi atau pemanfaatan sumber air yang ada," katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Garut, total luas lahan sawah di Kabupaten Garut mencapai sekitar 42.663 hektare. Luas ini terdiri dari sawah irigasi seluas 33.024 hektare dan sawah tadah hujan seluas 9.570 hektare.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 90 hektare di 11 kecamatan. Jumlah itu masih relatif kecil jika dibandingkan dengan total luas areal tanam padi di Kabupaten Garut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Kepala dan Wakil Kepala BPG...

Olah TKP Ledakan

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Olah TKP Ledakan
Megapolitan
Benyamin S Award untuk Ting...
Megapolitan
4.000 Artefak Terkumpul dar...

Pelantikan Wakil Panglima TNI

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Pelantikan Wakil Panglima TNI
Luar Negeri
Aktor Bollywood Imran Khan ...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.