Argentina Waspadai Serangan Balik Mesir
Selasa, 07 Jul 2026, 06:22 WIBATLANTA â Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan salah satu laga paling dinanti ketika juara bertahan Argentina menghadapi Mesir di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (7/7) malam WIB. Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiket ke perempat final, tetapi juga menghadirkan benturan dua ikon sepak bola dunia, Lionel Messi dan Mohamed Salah.
Argentina memasuki laga dengan kepercayaan diri tinggi meski sempat mendapat ujian berat di babak 32 besar. Tim asuhan Lionel Scaloni dipaksa bermain hingga babak tambahan sebelum menyingkirkan debutan Tanjung Verde. Dua kali unggul dua kali pula mereka kehilangan keunggulan hingga gol bunuh diri Diony Borges pada menit ke-111 memastikan tiket menuju babak 16 besar.
Laga tersebut justru memperlihatkan salah satu kekuatan utama Albiceleste. Ketika pertandingan memasuki fase kritis pengalaman menjadi pembeda. Argentina kini memenangi 10 dari 12 pertandingan Piala Dunia yang berlangsung lebih dari 90 menit sebuah catatan yang menunjukkan ketenangan mereka dalam menghadapi tekanan.
Meski demikian Scaloni memiliki pekerjaan rumah yang tidak ringan. Pertahanan tim asuhannya beberapa kali kehilangan konsentrasi ketika menghadapi tekanan cepat lawan. Tanjung Verde mampu menciptakan 16 peluang ke arah gawang sebuah angka yang menjadi peringatan bahwa lini belakang Argentina masih dapat dieksploitasi apabila kehilangan keseimbangan.
Di sisi lain kekuatan utama Argentina tetap berada pada penguasaan bola dan variasi serangan. Messi menjadi pusat kreativitas sementara dukungan lini tengah memungkinkan Albiceleste mengontrol ritme pertandingan. Selama delapan kemenangan beruntun di semua ajang Argentina selalu mampu mencetak sedikitnya dua gol sebuah bukti efektivitas mereka dalam membangun peluang.
Messi juga kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain penentu. Ia jadi pemain pertama yang mampu mencetak tujuh gol pada dua Piala Dunia berbeda serta terus menambah catatan keterlibatan gol pada fase gugur. Namun keberhasilan Argentina tidak lagi hanya bergantung kepada Messi. Organisasi permainan menjadi kekuatan utama yang membuat mereka tetap difavoritkan mempertahankan gelar.
Sebaliknya Mesir datang sebagai tim yang membawa semangat sejarah. Untuk pertama kalinya dalam 92 tahun The Pharaohs berhasil mencapai babak 16 besar melalui perjuangan penuh sejak fase grup. Keberhasilan menyingkirkan Australia lewat adu penalti menunjukkan mental bertanding yang kuat termasuk keberanian Mohamed Salah mengeksekusi penalti bergaya Panenka pada momen paling menentukan.
Namun tantangan sesungguhnya baru dimulai. Berbeda dengan Australia, Argentina memiliki kualitas lebih lengkap dalam membongkar pertahanan lawan. Fakta bahwa Mesir selalu kebobolan dalam enam pertandingan terakhir menjadi alarm serius menjelang duel melawan lini serang Albiceleste.
Peluang Mesir akan sangat bergantung pada kemampuan mempersempit ruang gerak Messi sekaligus memanfaatkan kecepatan transisi ketika Argentina kehilangan bola. Salah diperkirakan menjadi poros utama serangan didukung kecepatan para pemain sayap untuk menyerang ruang di belakang bek Argentina yang kerap naik membantu serangan.
Kondisi Tim
Masalahnya Hossam Hassan juga harus menghadapi persoalan kebugaran skuad. Bek kiri Karim Hafez diragukan tampil akibat cedera sementara Ahmed Fatouh juga belum sepenuhnya pulih. Bek tengah Mohamed Abdelmonem masih berpacu dengan waktu untuk mengatasi cedera pergelangan kaki. Jika ketiganya tidak dapat dimainkan keseimbangan lini pertahanan Mesir berpotensi terganggu terutama menghadapi pergerakan Messi di sisi kanan dan kombinasi cepat Argentina di area sepertiga akhir.
Argentina juga tidak sepenuhnya bebas dari persoalan. Nahuel Molina Enzo Fernandez dan Facundo Medina belum menjalani pemulihan penuh setelah pertandingan melelahkan melawan Tanjung Verde sedangkan Nico Gonzalez masih diragukan akibat cedera pergelangan kaki. Namun kedalaman skuad membuat Scaloni masih memiliki sejumlah alternatif tanpa mengubah identitas permainan tim. ben/G-1
Perkiraan Formas
Argentina 4-3-3
E. Martinez
Molina, Romero, L. Martinez, Medina
De Paul, Fernandez, Mac Allister
Messi, Martinez, Almada
Mesir 4-4-2
Shobeir
Hany, Fathy, Ibrahim, Rabia
Ashour, Lasheen, Ateya, Ziko
Salah, Marmoush
Berita Terkait:
-
Hasil Piala Dunia: Mesir Petik Kemenangan Perdana, Tundukkan Selandia Baru 3-1
-
AS dan Iran Menunda Kembali Pembukaan Selat Hormuz saat Pasokan Minyak Semakin Langka
-
Pemprov Sultra Salurkan 52 Ton Beras dan 3.060 Liter Minyak untuk Korban Banjir
-
Tanjung Verde Siapkan Kejutan, Tak Gentar Hadapi Juara Bertahan Piala Dunia Argentina
-
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Norwegia dan Argentina Kuasai Puncak Grup I & J
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.