- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Timur Andalkan Per...
Jakarta Timur Andalkan Pertanian Perkotaan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Senin, 06 Jul 2026, 13:43 WIBJAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) mengandalkan program pertanian perkotaan (urban farming) sebagai salah satu strategi memperkuat ketahanan dan kesejahteraan.
"Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mendorong penguatan program urban farming melalui pembinaan kelompok tani dan penggiat urban farming, pendampingan kepada masyarakat, serta pengembangan berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi warga," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Timur Fauzi di Jakarta, Senin (6/7).
Komitmen tersebut kembali mendapat pengakuan setelah Jakarta Timur meraih sejumlah prestasi pada Festival Urban Farming Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 4-5 Juli.
Dalam ajang yang merupakan bagian dari Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 tersebut, Jakarta Timur meraih Juara I Lomba Hasil Panen Terbaik dan turut berkontribusi dalam pencapaian Rekor MURI melalui penampilan lebih dari 25 jenis hasil panen.
Sementara itu, RSUD Cipayung meraih Juara II Kategori Urban Farming Instansi Pelayanan Kesehatan dan Sosial.
Menurut Fauzi, pengembangan urban farming tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan perkotaan secara berkelanjutan.
"Pemanfaatan lahan di lingkungan permukiman mampu menghasilkan pangan sehat sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Urban farming juga menjadi media edukasi bagi warga untuk mengelola lahan secara produktif dan ramah lingkungan," jelas Fauzi.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Timur Taufik Yulianto menyebutkan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, kelompok tani, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta masyarakat.
Dia menilai sinergi tersebut merupakan modal penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan melalui budidaya pertanian, perikanan, peternakan, serta pengolahan hasil pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di Jakarta Timur.
"Ke depan, kami berharap semakin banyak masyarakat yang menerapkan urban farming di lingkungan masing-masing. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, program ini mampu meningkatkan ketahanan pangan, memperbaiki kualitas lingkungan, menciptakan peluang ekonomi, serta mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan," tutur Taufik.
Lebih lanjut, dia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, pimpinan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), camat, lurah, Bank Jakarta Wilayah Jakarta Timur, media, serta para penggiat urban farming yang telah berkontribusi dalam menyukseskan keikutsertaan Jakarta Timur pada festival tersebut.
- Jakarta Timur
- Pertanian Perkotaan
- Ketahanan Pangan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Dekranasda Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Peningkatan Kualitas
-
IndoBuildTech Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 550 Peserta dari 11 Negara
-
Pertanian perkotaan di lahan terbengkalai
-
Pemkab Pamekasan Terjunkan Tim Pemantau, Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi bagi Nelayan
-
Warga Indonesia Makin Aktif Gunakan AI, Honor X6c Hadirkan Akses Cepat Lewat AI Button
-
Nilai Sponsor Piala Presiden 2026 Capai Rp70 Miliar
-
Di Balik Citra Seram Lapas Nusakambangan, Tersimpan Kisah Pembinaan yang Jarang Terungkap.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.