Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kotim Prioritaskan Penanganan Karhutla di Kawasan Dekat Bandara

📅 Senin, 06 Jul 2026, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Kotim Prioritaskan Penanganan Karhutla di Kawasan Dekat Bandara Doc: ANTARA
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam saat memantau situasi karhutla di Kelurahan Baamang Hulu yang masih restrict area bandara, Jumat (3/7/2026).

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memastikan upaya penanganan ataupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara cepat serta responsif, terutama di kawasan Baamang Hulu yang dekat dengan bandara. 

“Yang di Kota Sampit ini memang agak berisiko. Daerah-daerah ini kami anggap urgen untuk ditangani sejak awal karena dekat dengan objek vital. Jangan sampai aktivitas bandara terganggu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam di Sampit, Senin (06/7).

Berdasarkan data BPBD dalam beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut termasuk daerah yang memiliki tingkat risiko tinggi apabila terjadi kebakaran lahan.

Secara keseluruhan luas karhutla di Kotim dalam beberapa waktu terakhir, kata dia,  diperkirakan telah mencapai sekitar 11 hektare. Luasan itu tersebar di Kecamatan Mentaya Hilir Utara sekitar tiga hektare dan Kecamatan Seranau sekitar empat hektare, serta empat hektare di Kecamatan Baamang.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terkait dukungan pemadaman melalui water bombing.

Ia mengatakan helikopter pemadam saat ini masih berada di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dan diharap dapat dioperasikan apabila kondisi memerlukan.

“Sementara untuk operasi modifikasi cuaca telah berakhir sejak Sabtu lalu karena berdasarkan informasi BMKG tidak lagi tersedia potensi awan hujan. Maka dari itu, kami sangat berharap kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” Multazam.

Terpisah, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Haji Asan Sampit, Abdul Haris, memastikan aktivitas penerbangan sejauh ini tidak terganggu akibat karhutla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.