Viral Video Erupsi Gunung Semeru Ternyata Hoaks, Pemkab Lumajang Beri Penjelasan.

Minggu, 05 Jul 2026, 04:55 WIB

Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan video erupsi Gunung Semeru yang beredar viral di media sosial dan diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 dengan narasi seolah-olah memperlihatkan erupsi terbaru Gunung Semeru adalah hoaks.

"Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi kebencanaan yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho dalam pesan singkatnya yang diterima di Lumajang, Sabtu.

Ia mengatakan hasil penelusuran BPBD Lumajang menunjukkan video tersebut tidak sesuai dengan kondisi aktivitas Gunung Semeru berdasarkan data resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).



"Kami memastikan video yang beredar tersebut merupakan hoaks. Masyarakat jangan mudah percaya, apalagi langsung menyebarkannya sebelum memastikan kebenarannya," tuturnya.

Ket. Foto: Diskominfo Lumajang melakukan cek fakta atas video erupsi Semeru yang viral di media sosial pada 3 Juli 2026 — Sumber: Antara Foto

Untuk informasi aktivitas Gunung Semeru, jadikan data resmi dari PVMBG, BPBD Kabupaten Lumajang, dan Pemerintah Kabupaten Lumajang sebagai rujukan utama agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

BPBD Lumajang melakukan verifikasi dengan mencocokkan narasi dalam video dengan laporan resmi aktivitas Gunung Semeru yang diterbitkan PVMBG melalui sistem MAGMA Indonesia.

Berdasarkan laporan resmi PVMBG, Gunung Semeru mengalami erupsi pada 3 Juli 2026 pukul 06.06 WIB dengan tinggi kolom letusan abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak dan condong ke arah tenggara.

Selanjutnya, pada 4 Juli 2026 pukul 06.08 WIB, kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom letusan abu sekitar 1.400 meter di atas puncak yang mengarah ke selatan. Saat laporan diterbitkan, erupsi masih berlangsung.

"Hasil pencocokan menunjukkan narasi yang menyertai video tidak sesuai dengan data resmi aktivitas Gunung Semeru, sehingga konten tersebut dipastikan merupakan informasi yang menyesatkan atau hoaks," katanya.

Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga), sehingga PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah, serta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar pada sungai-sungai yang berhulu di Gunung Semeru.



Ia menjelaskan bahwa penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat memicu kepanikan dan mengganggu upaya penyampaian informasi resmi saat terjadi bencana.

Karena itu, masyarakat diimbau membiasakan cek fakta sebelum berbagi informasi serta menjadikan informasi dari PVMBG, BPBD Lumajang, dan Pemkab Lumajang sebagai rujukan utama dalam memantau perkembangan aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Di tengah aktivitas Gunung Semeru yang masih berstatus Level III (Siaga), kewaspadaan perlu dibangun melalui informasi yang akurat, bukan oleh konten yang menyesatkan.

Dengan mengedepankan literasi digital dan mengandalkan sumber resmi, masyarakat dapat berperan aktif mendukung upaya mitigasi bencana sekaligus mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi meresahkan.

  • fakta hoaks

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Utang Meningkat, Rakyat Jepang Mulai Cemas Kondisi Fiskal

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.