DLH Kalsel Libatkan 534 Mahasiswa KKN Edukasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru dan Tanah Bumbu.

Minggu, 05 Jul 2026, 06:05 WIB

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan menugaskan 534 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup 2026 mengedukasi masyarakat di Banjarbaru dan Tanah Bumbu mengenai pengelolaan sampah sebagai upaya memperkuat pengurangan sampah dari sumber.

Kepala DLH Kalsel Rahmat Prapto Udoyo di Banjarbaru, Jumat, mengatakan KKN Tematik Lingkungan Hidup merupakan sinergi Pemerintah Provinsi Kalsel, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, dan Universitas Lambung Mangkurat guna meningkatkan kapasitas mahasiswa serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Ket. Foto: Kepala DLH Kalsel Rahmat Prapto Udoyo (kanan) memberikan pembekalan terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat kepada mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup 2026 di Banjarbaru, Kimantan Selatan, — Sumber: Antara Foto

“Persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama di Kalimantan Selatan sehingga penanganan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Melalui KKN Tematik, ia berharap mahasiswa menjadi agen perubahan yang mendorong masyarakat memilah sampah dari sumber, menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), mengembangkan ekonomi sirkular berbasis masyarakat, serta memperkuat peran bank sampah dan tempat pengolahan sampah dengan prinsip 3R (TPS3R).

“Pada 2025, timbulan sampah di Kota Banjarbaru mencapai sekitar 199 ton per hari, sedangkan Kabupaten Tanah Bumbu sekitar 198 ton per hari. Kondisi tersebut menunjukkan penanganan sampah membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” kata Rahmat.

Sebanyak 534 mahasiswa akan melaksanakan KKN selama 30 hari ke depan setelah mengikuti pembekalan dari DLH Kalsel yang memadukan teori dan praktik lapangan.

DLH Kalsel memberikan pembekalan mengenai kebijakan pengelolaan sampah berbasis 3R, strategi pengurangan sampah, penghitungan timbulan sampah, serta kunjungan ke PDU Guntung Paikat, bank sampah, TPS3R, dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula agar memahami sistem persampahan di Kalimantan Selatan secara menyeluruh.

Dia berharap pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa dapat direalisasikan untuk mengedukasi masyarakat secara lebih efektif selama pelaksanaan KKN, sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Ia juga meminta seluruh peserta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta menyusun program yang dapat dilanjutkan masyarakat sehingga manfaatnya tetap dirasakan setelah KKN berakhir.

“Kami berharap KKN Tematik Lingkungan Hidup Tahun 2026 mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumber guna mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujar Rahmat.

  • DLH Kalimantan Selatan

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.