Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rote Ndao Disulap Jadi Sentra Garam Nasional! Ribuan Lapangan Kerja Terbuka

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 22:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Rote Ndao Disulap Jadi Sentra Garam Nasional! Ribuan Lapangan Kerja Terbuka Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama PT Garam memperkuat sinergi untuk percepatan swasembada garam nasional, melalui penandatanganan dokumen Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT)

JAKARTA– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama PT Garam memperkuat sinergi untuk percepatan swasembada garam nasional, melalui penandatanganan dokumen Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Kesepakatan Bersama ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Koswara dan Direktur Utama PT Garam Abraham Mose di sela-sela pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KKP Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (2/7). 

Lewat kolaborasi tersebut, kedua pihak akan bersinergi dalam pengoperasian, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengembangan kawasan K-SIGN, sehingga dapat dikelola secara profesional, produktif, dan berkelanjutan. Rincian pelaksanaan kerja sama selanjutnya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama.

"Dengan dukungan pengalaman PT Garam sebagai BUMN pergaraman, kami optimistis program K-SIGN dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan industri garam nasional yang mampu mendukung percepatan swasembada garam," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara di Jakarta, Sabtu (4/7).

Lebih lanjut Koswara menjelaskan, kehadiran K-SIGN di Rote Ndao tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas produksi garam nasional, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi melalui keterlibatan pemerintah daerah, masyarakat, dan para pelaku usaha dalam pengembangan kawasan.

Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KKP kepada PT Garam sebagai mitra strategis dalam pengelolaan K-SIGN. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan BUMN menjadi kunci untuk menghadirkan industri garam nasional yang semakin kompetitif dan berdaya saing.

"PT Garam berkomitmen mendukung pengelolaan K-SIGN melalui penerapan tata kelola yang profesional, penguatan kapasitas operasional, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami percaya kerja sama ini akan menjadi pijakan penting dalam memperkuat industri garam nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan," ujarnya.

Melalui sinergi ini, KKP dan PT Garam mendorong K-SIGN menjadi penggerak baru industri garam nasional. Pengelolaan kawasan yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kualitas garam dalam negeri, memperkuat ketahanan industri nasional, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat pesisir.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menempatkan swasembada garam sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Melalui kolaborasi tersebut, KKP berharap K-SIGN Rote Ndao menjadi model pengelolaan kawasan garam nasional yang terintegrasi dan mampu mempercepat terwujudnya swasembada garam. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.