Bukan Cuma Pantainya, Bazar Durian Belitung Expo 2026 Juga Bikin Wisatawan Berdatangan
Sabtu, 04 Jul 2026, 07:35 WIBTANJUNGPANDAN â Bazar Durian yang menjadi bagian dari Belitung Expo 2026 sukses menghadirkan suasana berbeda di kawasan wisata Pantai Tanjungpendam.
Aroma durian yang khas, beragam varietas buah lokal, hingga ramainya pengunjung menjadikan acara ini bukan sekadar tempat berburu durian, tetapi juga ruang berkumpul yang menghidupkan denyut pariwisata Belitung.
Kehadiran bazar ini menunjukkan bahwa potensi wisata daerah bisa semakin menarik ketika dipadukan dengan kekayaan kuliner lokal.
Selain memanjakan wisatawan, kegiatan seperti ini juga membuka peluang lebih besar bagi petani, pelaku UMKM, dan sektor pariwisata untuk tumbuh bersama melalui promosi produk unggulan daerah.
ââPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Hamzah, di Tanjungpandan, Jumat (4/7), menyampaikan Bazar Durian di Belitung Expo 2026 mulai tanggal 1-5 Juli 2026, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, hal itu nampak dari antusias wisatawan yang menikmati durian lokal.
"Saya melihat ada wisatawan yang sengaja datang dari luar Belitung untuk menikmati suasana Belitung Expo dan merasakan enaknya durian lokal Belitung," kata dia.
âIa mengatakan, hari pertama pembukaan, stan durian langsung diserbu pengunjung hingga berhasil menjual sedikitnya 500 buah durian lokal dengan nilai transaksi penjualan mencapai puluhan juta rupiah.
âHamzah menjelaskan, durian yang dipasarkan dalam bazar ini dipasok langsung dari Desa Tanjung Binga dan Dusun Air Malik, Desa Bantan.
â
âDurian-durian tersebut merupakan varietas lokal yang ditanam, dijaga, dan dirawat sepenuhnya oleh masyarakat setempat secara turun-temurun.
â
âIa menambahkan, harga yang ditawarkan di bazar pun sangat bervariasi untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
â
âPengunjung bisa membawa pulang paket hemat seharga Rp100 ribu untuk tiga buah durian, hingga varietas premium yang dibanderol mencapai Rp500 ribu per buah.
â
âMenurut Hamzah, tingginya minat pembeli dalam ajang ini sekaligus menegaskan eksistensi durian lokal Belitung yang memiliki kualitas, daya saing, dan tidak kalah bersaing dengan durian dari luar daerah.
â
âDi sisi lain, hal ini juga menunjukkan bahwa perkebunan durian rakyat mampu menjadi sektor pendapatan musiman yang menjanjikan bagi warga.
â
â"Dalam satu tahun, ada dua kali masa panen durian di Belitung, yaitu pada bulan Juli dan Desember. Ini menjadi sumber pendapatan musiman yang sangat membantu perekonomian masyarakat lokal," ujarnya.
â
âIa berharap, momentum Belitung Expo 2026 mendorong sektor pariwisata Belitung dapat semakin maju dan berkembang, tidak hanya bertumpu pada pesona pantai pesisir, melainkan juga pada potensi agrowisata.
â
â"Semoga lewat bazar durian ini, Belitung ke depan tidak hanya dikenal lewat keindahan wisata pantainya saja, tetapi juga dikenal luas melalui produk hasil perkebunan yang lezat dan nikmat, yakni durian lokal Belitung," katanya pula.
- bazar durian
- Belitung Expo
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.