Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI: Dari Dwi Fungsi, Eka Fungsi, Kini Multi Fungsi, Ke Mana Arah Pertahanan Indonesia?

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 22:35 WIB | Oleh:

Indonesia tidak boleh kembali ke masa ketika militer terlalu dominan dalam ruang sipil. Namun Indonesia juga tidak boleh mengabaikan pentingnya TNI sebagai pilar utama pertahanan negara.

Karena itu, keseimbangan harus terus dijaga.

  • TNI harus tetap kuat.
  • Demokrasi harus tetap sehat.
  • Supremasi sipil harus tetap berjalan.
  • Institusi sipil harus terus diperkuat.
  • Pengawasan parlemen harus efektif.
  • Kebijakan pertahanan harus transparan dan akuntabel.
  • Dan setiap perluasan peran TNI harus benar-benar didasarkan pada kebutuhan strategis bangsa, bukan karena lemahnya institusi sipil.

Penutup

Perjalanan TNI dari Dwi Fungsi menuju Eka Fungsi, dan kini menghadapi kecenderungan Multi Fungsi, merupakan salah satu isu strategis yang akan menentukan masa depan Indonesia.

Sebagai bagian dari proses Reformasi yang ikut terlibat dalam penyusunan TAP MPR tentang pemisahan TNI dan Polri serta pembentukan Undang-Undang Pertahanan, Undang-Undang Polri, Undang-Undang TNI, dan Undang-Undang Intelijen Negara, saya memandang bahwa semangat Reformasi harus tetap menjadi pijakan utama.

Indonesia membutuhkan TNI yang kuat, profesional, modern, dan dicintai rakyat. Namun Indonesia juga membutuhkan demokrasi yang sehat, masyarakat sipil yang berdaya, dan institusi negara yang bekerja sesuai fungsi masing-masing.

Jangan sampai penguatan TNI beriringan dengan pelemahan institusi sipil. Sebab negara yang maju bukanlah negara yang seluruh urusannya diselesaikan oleh militer, melainkan negara yang mampu menempatkan setiap institusi pada posisi dan peran yang proporsional.

Dengan demikian, pertahanan negara akan semakin kokoh, demokrasi semakin matang, dan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, serta sejahtera dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.