Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dindikbud Kota Serang Banten Deklarasi SPMB Bebas Gratifikasi

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dindikbud Kota Serang Banten Deklarasi SPMB Bebas Gratifikasi Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, di Serang, Jumat.

SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Banten, menggelar doa bersama dan deklarasi komitmen melayani Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dari hati dan tanpa gratifikasi guna mewujudkan proses pendidikan yang bersih.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, di Serang, Jumat (27/6), mengatakan kegiatan doa bersama dan deklarasi ini merupakan ikhtiar batin setelah tahapan teknis, perumusan petunjuk teknis (juknis), serta penggalangan komitmen lintas sektoral dirampungkan.

"Hari ini kita bermunajat memohon kelancaran. Mudah-mudahan pelaksanaan SPMB yang dimulai pada tanggal 29 Juni sampai 2 Juli nanti diberikan kemudahan dan membawa keberkahan untuk Kota Serang," ujar Nuri.

Nuri menjelaskan, deklarasi tersebut dihadiri secara langsung oleh 29 kepala SMP dan sekitar 75 persen kepala SD se-Kota Serang. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen para tenaga pendidik kepada diri sendiri, agama, dan negara untuk menjauhkan diri dari praktik suap maupun pungutan liar.

Lebih lanjut, Nuri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Serang tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas kepada kepala sekolah maupun panitia pendaftaran yang terbukti melakukan praktik transaksional.

"Sanksinya jelas sesuai arahan Pak Wali Kota, mulai dari peringatan satu, dua, dan tiga, sampai proses pemecatan atau pergantian kepala sekolah. Bahkan kami di dinas pun siap dievaluasi jabatannya jika terbukti melakukan tindakan transaksional," tegas Nuri.

Guna mengawal komitmen tersebut, Dindikbud Kota Serang telah membuka ruang pengaduan (posko) bagi masyarakat. Posko ini memiliki dua fungsi utama, yakni menampung laporan dugaan kecurangan serta memberikan pendampingan (guidance) bagi orang tua wali murid yang mengalami kendala teknis saat pendaftaran.

Pihaknya juga telah mengerahkan tim operator untuk memantau sistem pendaftaran secara ketat guna memastikan tidak ada gangguan atau celah kecurangan secara digital yang dapat dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Terkait dengan rencana perpindahan kantor dinas, Nuri memastikan layanan posko pengaduan akan tetap beroperasi maksimal di kantor Dindikbud yang ada saat ini hingga masa pengumuman hasil seleksi pada tanggal 6 Juli mendatang. 

"Proses pemindahan kantor ke lokasi baru baru akan dilaksanakan pada bulan Agustus," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Luar Negeri
Asean Jadi Magnet Global, I...
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Advertisement
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.