Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi: Hadiah Sayembara Diberikan kepada Korban Penyekapan

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dedi Mulyadi: Hadiah Sayembara Diberikan kepada Korban Penyekapan Doc: ANTARA
Ket. Adik korban dari pelaku penyekapan dan penganiayaan berinisial YTR saat menerima uang senilai Rp250 juta dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026).

KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memutuskan hadiah sayembara senilai Rp250 juta terkait penangkapan Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR, diserahkan kepada keluarga korban sebagai bekal masa depan.

“Karena yang melakukan penangkapannya adalah Polda Jabar, maka pemenang sayembaranya adalah Polda Jabar. Dan Pak Kapolda telepon saya dan meminta pada saya untuk serahkan pada keluarga korban untuk bekal masa depannya,” kata Dedi saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Bandung, Jumat (27/6).

Dedi mengatakan sayembara yang diumumkannya turut memberikan efek psikologis terhadap tersangka sehingga terus berpindah-pindah tempat persembunyian sebelum akhirnya ditangkap polisi di sebuah rumah di Perumahan Griya Pesona, Ciparay, Kabupaten Bandung.

“Sayembara ini memiliki efek psikologis terhadap tersangka. Yaitu dia pergi ke mana pun, merasa banyak orang yang mengawasi. Sehingga dia mengalami kebingungan. Karena mengalami kebingungan, maka dia balik lagi ke Bandung,” ujarnya.

Selain itu, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga pulih sepenuhnya.

Dia mengatakan berdasarkan perhitungan sementara, kebutuhan biaya perawatan korban dalam dua pekan ke depan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar dan telah disiapkan oleh pemerintah provinsi.

“Pihak keluarga juga akan berhenti bekerja karena harus fokus mengurus korban. Kemudian dari situ, Pemda Provinsi Jawa Barat sudah memutuskan bahwa terhadap korban dijamin seluruh pelayanan kesehatannya sampai sembuh,” kata Dedi.

Dia menambahkan keluarga korban tidak perlu lagi menggalang donasi untuk membiayai pengobatan, maupun kebutuhan sehari-hari selama mendampingi korban menjalani perawatan.

“Yang berdonasi dipersilakan untuk membantu kehidupan keluarganya dan masa depan korban. Terhadap keluarganya, sejak saya berkunjung sampai hari ini, kami pastikan berhenti bekerja, tetap merawat, terjamin kehidupannya,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.