Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Astronom Temukan Komet Antarbintang Berusia 12 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Tata Surya

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Astronom Temukan Komet Antarbintang Berusia 12 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Tata Surya Doc: AFP
Ket. 3I/ATLAS tertangkap pengamatan astronom.

PARIS – Sebuah komet antarbintang yang melintas dekat Matahari pada 2025 kemungkinan berusia hampir tiga kali lebih tua dibandingkan Tata Surya kita dan memiliki karakteristik yang belum pernah ditemukan sebelumnya di lingkungan kosmik sekitar Bumi, kata para astronom pada 22 Juni.

Komet bernama 3I/ATLAS merupakan objek ketiga dari luar Tata Surya yang pernah diamati manusia. Kecerlangannya yang tidak biasa memberi para ilmuwan kesempatan langka untuk mempelajari benda yang berasal dari wilayah lain di galaksi.

Setelah pertama kali terdeteksi pada Juli 2025, objek tersebut sempat memicu berbagai spekulasi di dunia maya. Seorang peneliti dari Universitas Harvard bahkan mengemukakan dugaan bahwa komet itu mungkin merupakan wahana alien, meski teori tersebut kemudian dibantah oleh NASA.

Kini, pengamatan menggunakan teleskop paling canggih di dunia mulai mengungkap lebih banyak informasi mengenai komet unik tersebut.

Berdasarkan studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature, 3I/ATLAS diperkirakan berusia hingga 12 miliar tahun. Sebagai perbandingan, Tata Surya diyakini terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu.

Penulis utama penelitian tersebut, Martin Cordiner dari Goddard Space Flight Center NASA, mengatakan kepada AFP bahwa komet itu mungkin merupakan objek tertua yang pernah diamati di dalam Tata Surya.

“Bisa jadi ini adalah objek tertua yang pernah diamati di Tata Surya,” ujarnya.

Meski demikian, Cordiner menambahkan masih terdapat sejumlah kemungkinan lain yang dapat menjelaskan komposisi kimia komet yang tidak biasa tersebut.

Penelitian ini didasarkan pada pengukuran rasio unsur kimia yang dikenal sebagai isotop, yang dideteksi menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb serta observatorium ALMA di Chile.

Menurut penelitian tersebut, hasil pengukuran menunjukkan komposisi unsur yang berbeda dari semua objek yang pernah ditemukan di Tata Surya.

Relik dari "Tengah Hari Kosmik"

Dibandingkan komet-komet di Tata Surya, 3I/ATLAS diketahui mengandung sekitar 30 kali lebih banyak deuterium, yaitu isotop hidrogen yang umum ditemukan dalam air berat.

Dalam pernyataannya, NASA menjelaskan bahwa kandungan air berat yang sangat tinggi hanya dapat terbentuk di lingkungan yang sangat dingin berdasarkan pemahaman ilmu astro-kimia saat ini.

Hal itu menunjukkan bahwa komet tersebut kemungkinan termasuk salah satu objek terdingin yang pernah terdeteksi di Tata Surya. Bukti isotopiknya mengindikasikan bahwa komet terbentuk pada lingkungan dengan suhu sekitar minus 243 derajat Celsius.

Meski demikian, asal-usul pasti komet tersebut di dalam Galaksi Bima Sakti masih menjadi misteri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.