Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuwangi Buka Layanan Konsultasi Kesehatan 24 Jam secara Daring

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Pemkab Banyuwangi Buka Layanan Konsultasi Kesehatan 24 Jam secara Daring Doc: antara foto
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandang

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur bakal membuka layanan konsultasi kesehatan secara daring bagi warganya nonstop 24 jam melalui sebuah platform Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi (Oasis Wangi).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandang mengatakan layanan konsultasi daring ini didukung Noora Health yang merupakan organisasi nonpemerintahan internasional yang fokus pada sistem layanan kesehatan dengan memberikan pelatihan keterampilan kesehatan yang berdampak tinggi.

"Kami mengapresiasi inovasi ini, dan ini akan meningkatkan derajat kesehatan warga Banyuwangi, karena bisa berkonsultasi dari awal, sehingga datang ke layanan kesehatan tidak dalam kondisi terlambat," katanya di Banyuwangi, Sabtu (20/6).

Ipuk berharap warga bisa memanfaatkan layanan konsultasi sejak dini sebelum sakit, seperti untuk konsultasi kehamilan atau bisa menanyakan langsung penanganan yang tepat ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes dan jantung.

"Langkah ini bisa menekan risiko penyakit sejak dini. Harapan kami membuat warga Banyuwangi semakin sehat dan usia harapan hidup bertambah. Apabila ada kegawatdaruratan juga bisa segera tertangani," ujar Ipuk.

Executive Director of Product and Tech Noora Health Global, Anubhav Arora menyampaikan melalui platform Oasis Wangi warga bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di puskesmas seputar masalah kesehatan, dan platform telekonsultasi tersebut berbasis WhatsApp dan konsultasinya tidak dipungut biaya.

"Pertanyaan warga seputar kesehatan yang dikirim melalui Whatsapp akan langsung direspons oleh tenaga kesehatan, sehingga warga tidak perlu mengunduh aplikasi baru," katanya.

Dalam setiap pertanyaan dari warga, lanjut Anubhav, para nakes akan merespons dengan mengeluarkan medis, seperti tindakan preventif dan perawatan mandiri hingga rujukan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan.

"Dengan konsultasi semacam ini para nakes juga akan menyarankan apakah mereka cukup melakukan perawatan mandiri di rumah atau harus segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat menambahkan Dinas Kesehatan dan Noora Health terus mematangkan progres layanan telekonsultasi ini.

"Para nakes telah mengikuti workshop terlebih dahulu untuk menjalankan sistem ini agar bisa memberikan layanan dan respons yang baik ke warga," katanya.

Amir menambahkan tahap awal layanan ini akan dilakukan uji coba akhir Juni 2026 di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Bajulmati (Kecamatan Wongsorejo), Puskesmas Mojopanggung (Kecamatan Banyuwangi Kota) dan Puskesmas Kabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Rupiah Dibayangi Pelemahan - 13 Oktober 2026

47 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Daerah
Pemerintah Kota Sawahlunto ...
Luar Negeri
Mobil Van Jatuh ke Jurang d...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.