Gus Choi: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Akses Informasi yang Setara di Era Digital.

Sabtu, 20 Jun 2026, 08:00 WIB

Ketua umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) A Effendy Choire resmi menutup kegiatan Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Program Pandu Literasi Digital bagi penyandang disabilitas yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS).

Kegiatan yang diikuti para penyandang disabilitas dari berbagai komunitas tersebut bertujuan meningkatkan kecakapan digital dan memperluas akses informasi. "Kita mendukung dam memperkuat kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, dan bertanggung jawab," katanya saat menutup Pelatikan TIK dan Pandu Literasi Digital di Kantor DNIKS, Jumat (19/6/2026). 

Ket. Foto: Gus Choi menegaskan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam mengakses informasi saat menutup Pelatihan TIK DNIKS-Komdigi. Inklusi digital dan kesetaraan akses menjadi perhatian utama. — Sumber: Koran Jakarta/M.Fachri

Dalam sambutannya, Gus Choi menegaskan bahwa transformasi digital harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas. "Literasi digital merupakan salah satu instrumen penting untuk mendorong kesetaraan kesempatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya lagi.

20260620080304_WhatsApp-Image-2026-06-19-at-22.49.22.jpeg

Lebih jauh Gus Choi-sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi digital harus menjadi sarana pemberdayaan bagi semua warga negara tanpa terkecuali. "Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses pengetahuan, informasi, serta kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan nasional," paparnya.

Gus Choi menambahkan, penguasaan teknologi informasi akan membuka peluang yang lebih besar bagi penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan, pekerjaan, kewirausahaan, hingga aktivitas sosial di tengah masyarakat.
"Tentu kita mengapresiasi kerja sama antara Komdigi dan DNIKS yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan transformasi digital yang inklusif dan berkeadilan."

Sementara itu, Ketua DNIKS RA Dya Loretta Kartikasari mengatakan Program Pelatihan TIK dan Pandu Literasi Digital merupakan bagian dari upaya memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan era digital. Melalui pendekatan yang ramah disabilitas, peserta dibekali berbagai materi mulai dari pemanfaatan internet secara produktif, keamanan digital, etika bermedia digital, hingga pengembangan peluang ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Lebih jauh Loretta-sapaan akrabnya, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Komdigi merupakan bentuk nyata komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan sosial kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. "Melalui peningkatan literasi digital, diharapkan para peserta mampu menjadi individu yang lebih mandiri dan memiliki daya saing di era digital," ujarnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai empat pilar literasi digital, yakni kecakapan digital (digital skills), keamanan digital (digital safety), budaya digital (digital culture), serta etika digital (digital ethics). Selain itu, peserta juga didorong menjadi agen literasi digital yang mampu menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab di lingkungan masing-masing.

Penutupan kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut karena memberikan kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Melalui sinergi antara Komdigi dan DNIKS, diharapkan semakin banyak masyarakat penyandang disabilitas yang memperoleh akses terhadap pendidikan dan literasi digital, sehingga terwujud ekosistem digital Indonesia yang inklusif, aman, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.*

  • A Effendy Choire

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.