Kemendikdasmen Ungkap Strategi SMK Go Global, Siswa Diminta Siap Karier Internasional Sejak Kelas 10

Jumat, 19 Jun 2026, 19:20 WIB

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memaparkan sejumlah langkah yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan maupun para murid SMK, yang ingin berkarier secara global.

Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo Khurniawan mengatakan para murid SMK yang ingin berkarier secara global di luar negeri, haruslah mengenali keterampilan masing-masing serta negara yang ingin dituju, sejak berada pada kelas X sehingga memiliki persiapan yang matang.

Ket. Foto: Tangkapan layar-Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo Khurniawan menyampaikan pesan kunci dalam webinar bertajuk SMK Berani Mendunia: Bekerja di Luar Negeri yang Legal, Aman dan Bermartabat di Jakarta pada Jumat (19/6). — Sumber: Antara

“Ini bukan suatu kegiatan yang tiba-tiba, tetapi sebuah proses yang harus disiapkan oleh setiap SMK yang memang memiliki niat komitmen ingin menuju pasar global. Maka persiapannya itu bukan di tahun akhir, bukan beberapa bulan sebelum lulus, tetapi harus disiapkan sejak kelas 10 sejak SPMB,” kata Arie dalam webinar bertajuk SMK Berani Mendunia: Bekerja di Luar Negeri yang Legal, Aman dan Bermartabat di Jakarta pada Jumat (19/6).

Pada kelas sepuluh, lanjutnya, pihak sekolah haruslah menguatkan fondasi talenta global para murid, mulai dari pendidikan karakter, disiplin kerja serta pengenalan bahasa asing dasar beberapa negara tujuan kepada para murid SMK.

Selain itu, Arie mengatakan para murid juga harus memperkuat literasi digital dan teknologi maupun wawasan mengenai karier global dan budaya internasional.

Kemudian pada kelas sebelas, satuan pendidikan haruslah menguatkan kompetensi industri para murid SMK dengan memberikan pembelajaran berbasis industri, teaching factory dan project based learning, penguatan bahasa asing level menengah serta persiapan untuk sertifikasi kompetensi.

Memasuki kelas dua belas, Arie menerangkan satuan pendidikan harus menyiapkan para murid SMK dengan sejumlah sertifikasi, mulai dari sertifikasi kompetensi, bahasa asing hingga persiapan berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk berkarier secara global.

Pada tahap ini pula, kata dia, satuan pendidikan harus membantu para murid SMK untuk mengikuti rekrutmen magang industri dan job matching pada tahun berikutnya.

“Kemudian pada kelas 13, kan sekarang kami punya program tambahan 1 tahun lagi SMK jadi 3+1, untuk pematangan, usia cukup, dokumen legal dipersiapkan sehingga ketika nanti berusia 18 tahun mereka bisa siap langsung diberangkatkan ke negara tujuan,” kata Arie.

  • siswa SMK

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.