Kekayaan Elon Musk Lampaui Kapitalisasi Bitcoin Usai IPO SpaceX

Kamis, 18 Jun 2026, 08:00 WIB

JAKARTA - Kekayaan bersih Elon Musk melampaui kapitalisasi pasar Bitcoin hanya beberapa hari setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, resmi melantai di bursa, menurut analisis RIA Novosti berdasarkan data CoinMarketCap dan Bloomberg Billionaires Index (BBI), Rabu.

BBI mencatat kekayaan Musk naik 42,5 miliar dolar AS dalam satu hari dan melonjak 696 miliar dolar AS sejak awal tahun, sehingga mencapai 1,32 triliun dolar atau sedikitnya 23.120 triliun rupiah (dengan kurs 1 dolar AS setara dengan Rp17.800).

Ket. Foto: Arsip - CEO Tesla Inc. dan SpaceX Elon Musk saat menyampaikan pidato pembukaan World Water Forum ke-10 2024 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (20/5/2024). — Sumber: ANTARA

Sementara itu, CoinMarketCap melaporkan kapitalisasi Bitcoin sekitar 1,314 triliun dolar AS.

SpaceX mulai diperdagangkan pada Jumat (12/6). Sahamnya naik 19,22 persen pada hari pertama, bertambah 19,6 persen pada hari kedua, dan meningkat lagi 4,83 persen pada hari ketiga.

Perusahaan menyebut berhasil menghimpun hampir 86 miliar dolar melalui penawaran umum perdana (IPO), termasuk opsi alokasi berlebih (overallotment).

Analis keuangan mencatat bahwa perbandingan antara kekayaan bersih Musk dan kapitalisasi pasar Bitcoin menggambarkan konsentrasi kekayaan luar biasa yang dapat muncul dari kepemilikan perusahaan teknologi yang nilainya meningkat pesat.

Bitcoin tetap menjadi mata uang kripto terbesar di dunia, dengan jutaan investor dan institusi memegang posisi dalam aset digital tersebut. Namun, kenaikan saham SpaceX baru-baru ini untuk sementara telah mengangkat kekayaan pribadi Musk di atas nilai seluruh jaringan Bitcoin.

Kebangkitan SpaceX juga telah mengubah peringkat perusahaan-perusahaan paling berharga di dunia. Setelah reli IPO, perusahaan ini melampaui Amazon dalam kapitalisasi pasar dan memposisikan dirinya di antara kelompok elite raksasa teknologi yang meliputi Nvidia, Apple, Microsoft, dan Alphabet.

Sehari sebelumnya, SpaceX bahkan menyalip Amazon dalam hal nilai perusahaan (valuasi) tersebut.

Laporan menunjukkan bahwa SpaceX sempat menantang posisi yang lebih tinggi dalam peringkat global karena investor berbondong-bondong untuk mendapatkan eksposur ke perusahaan tersebut.

Valuasi perusahaan mencerminkan kepercayaan investor pada beberapa bisnis dengan pertumbuhan tinggi yang beroperasi di bawah naungan SpaceX. Ini termasuk penyedia internet satelit Starlink, sistem peluncuran antariksa canggih, inisiatif kecerdasan buatan, dan ambisi jangka panjang yang melibatkan eksplorasi bulan dan Mars.

Para pendukung berpendapat bahwa SpaceX menempati posisi unik di persimpangan antara kedirgantaraan, komunikasi, AI, dan teknologi baru, menjadikannya salah satu perusahaan paling berpengaruh dalam beberapa dekade mendatang.

  • Elon Musk

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.