Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jasad Bayi Dalam Plastik Hitam Ditemukan di Kuburan Susukan Jaktim

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 15:41 WIB | Oleh:
Jasad Bayi Dalam Plastik Hitam Ditemukan di Kuburan Susukan Jaktim Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Polsek Ciracas mengevakuasi temuan jasad bayi perempuan dalam kondisi terbungkus plastik hitam di area Tempat Pemakaman Umum Islam Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (18/6).

JAKARTA -- Warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan dalam kondisi terbungkus plastik hitam di area Tempat Pemakaman Umum Islam Susukan, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).

"Sekitar pukul 08.30 WIB, saya ditelepon warga yang melaporkan adanya mayat bayi. Setelah itu, warga juga melaporkan ke Bhabinkamtibmas, dan kami langsung menuju lokasi," kata Ketua RW setempat Wahyu di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis.

Dia menjelaskan penemuan jasad bayi itu berawal saat seorang warga mencium bau menyengat yang berasal dari area pemakaman.

Warga kemudian mengecek sekitar lokasi untuk menjawab kecurigaan. Lalu, ditemukan sebuah bungkusan plastik hitam dengan kaki bayi yang terlihat dan tergeletak di area makam.

Saat warga mendekat, mereka terkejut mengetahui isi bungkus tersebut merupakan jasad seorang bayi.

"Saat kami tiba sekitar pukul 09.00 WIB, anggota Bhabinkamtibmas, warga, dan petugas Polsek Ciracas sudah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Wahyu.

Pihak kepolisian melakukan proses pemeriksaan awal untuk mengungkap identitas bayi dan mencari petunjuk pihak yang membuang bayi tersebut.

Selain itu, tim forensik juga datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad bayi itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi memperkirakan bayi yang ditemukan telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

"Kurang lebih 2-3 hari meninggal sebelum ditemukan warga, karena sudah membusuk, mengeluarkan bau, dikerumuni lalat. Sekarang, kami masih menunggu lebih lanjut hasil penyelidikan Polres Metro Jakarta Timur. Kasus ini ditangani Polsek Ciracas," ucap Wahyu.

Lebih lanjut, dia menyebutkan pihak RW bersama pengurus lingkungan juga akan melakukan pendataan dan koordinasi dengan para ketua RT dan kader wilayah setempat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

Wahyu berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. 

Sebelumnya di Depok

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.