Bukti Kereta Masih Primadona, Penjualan Tiket Ekonomi Komersial Lampaui 101 Ribu

Rabu, 17 Jun 2026, 19:00 WIB

LEBAK – Kereta api masih menjadi primadona transportasi masyarakat karena menawarkan kombinasi efisiensi waktu, biaya yang relatif terjangkau, serta tingkat kenyamanan dan keselamatan yang kompetitif dibanding moda transportasi lainnya.

Peningkatan kualitas layanan, modernisasi sarana-prasarana, dan perluasan konektivitas antardaerah turut memperkuat daya tarik kereta api di tengah meningkatnya mobilitas penduduk.

Ket. Foto: Kursi tempat duduk Kereta Api (KA) Ekonomi siap melayani masyarakat bertujuan ke berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Daop 1 Jakarta

Tren ini menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin berperan penting dalam mendukung mobilitas massal yang efisien sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas dan biaya logistik nasional.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 101.180 tiket kereta api (KA) ekonomi komersial telah terjual untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam rilis yang diterima di Lebak, Banten, Rabu (17/6), mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta terjangkau.

Selain itu, KAI juga memberikan program diskon tarif kereta api salah satu bentuk stimulus ekonomi pemerintah yang bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk melakukan perjalanan wisata, mengunjungi keluarga, maupun menjalankan aktivitas ekonomi lainnya selama masa liburan sekolah.

Selama periode program berlangsung, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 308.648 tempat duduk untuk kereta api ekonomi komersial yang mendapatkan fasilitas diskon.

Dengan jumlah tiket yang telah terjual mencapai 101.180 tiket, tingkat okupansi sementara tercatat sekitar 32,8 persen.

Artinya, masyarakat masih memiliki kesempatan yang sangat luas untuk memanfaatkan program ini, karena masih tersedia sekitar 207.468 tempat duduk pada berbagai perjalanan kereta api menuju sejumlah kota favorit di Pulau Jawa.

Menurut Franoto, program stimulus ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa penghematan biaya perjalanan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi memberikan multiplier effect terhadap berbagai sektor ekonomi, seperti pariwisata, perhotelan, kuliner, UMKM, hingga transportasi lanjutan di daerah tujuan.

"Kami harapkan dengan program ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat maupun perekonomian nasional," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun seluruh kanal penjualan resmi KAI lainnya.

Diskon tarif 30 persen berlaku khusus untuk kereta api kelas ekonomi komersial sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Meskipun demikian, tiket yang dibeli melalui program diskon tetap dapat dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai aturan yang berlaku.

"Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pemesanan lebih awal guna memperoleh jadwal dan relasi perjalanan yang diinginkan. Pelanggan juga diingatkan untuk memastikan kembali jadwal keberangkatan, hadir lebih awal di stasiun, serta melakukan transaksi hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari penipuan dan memastikan keamanan perjalanan," katanya pula.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.