Pemprov Papua Sesuaikan Tata Kelola Distribusi Telur sebagai Respons Surplus Produksi

Kamis, 30 Jul 2026, 09:50 WIB

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menyesuaikan tata kelola distribusi telur antarpulau setelah produksi telur lokal mengalami surplus, sebagai langkah menjaga keberlanjutan usaha peternak sekaligus memastikan keseimbangan pasokan di pasar.

Asisten Bidang Umum dan Administrasi Setda Papua, Suzana Wanggai, di Jayapura, Rabu (29/7), mengatakan berdasarkan laporan dari asosiasi telur di Papua saat ini kondisi telur surplus sehingga hal ini perlu diatur ulang.

Ket. Foto: Masyarakat saat memanfaatkan pasar murah Pemprov Papua pada beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA

"Kami telah memberlakukan kebijakan berupa surat edaran sejak 2023 yang mengatur pengendalian masuknya telur dari luar daerah, namun perlu dilakukan penguatan lagi," katanya.

Menurut Suzana, kini pihaknya sedang menyusun kembali surat edaran telur antarpulau agar hal ini lebih diperhatikan lagi oleh satgas TPID Papua.

"Dengan surat tersebut maka pengawasan akan diperkuat melalui surat edaran yang baru agar implementasinya di lapangan lebih efektif," ujarnya.

Dia menjelaskan selain memperketat pengawasan, Pemprov Papua juga terus menggelar pasar murah sebagai salah satu langkah meningkatkan penyerapan produksi telur lokal.

"Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, sementara peternak memiliki ruang untuk memasarkan hasil produksinya," katanya.

Dia menambahkan rendahnya daya serap pasar tidak hanya dipengaruhi oleh melimpah pasokan, tetapi juga kondisi perekonomian yang masih mempengaruhi daya beli masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah berharap penguatan pengawasan serta pelaksanaan pasar murah dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi keberlangsungan usaha peternak ayam petelur di Papua.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Singkawang Berdampak ke Pendidikan hingga Penerbangan, Pemkot Bergerak.

Kemenhut Targetkan Rehabilitasi 6.486 Hektare Mangrove di Kaltim pada 2026.

Ada Hadiah Rp5 Juta! Gubernur Kalteng Ajak Warga Laporkan Pelaku Karhutla di Kotim.

Wali Kota Bangga Bandung Jadi Tuan Rumah Pameran Filateli Asia

Pemkot Bandung: Harga Pangan Relatif Aman

Wali Kota: 143 Ribu Warga Bandung Terima Bantuan Beras

Pemkot Berharap Kawasan Kuliner Bandung Lebih Tertata dan Nyaman

Wali Kota: Kuliner dan Sport Tourism Jadi Peluang Besar Gerakkan Ekonomi Bandung

Korban Banjir Nepal Tembus 623 Orang, 638 Masih Hilang dalam Bencana Dahsyat

Tradisi Unik Dieng Culture Festival 2026, 13 Anak Rambut Gimbal Jalani Ruwatan

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Edukasi Warga Jurumudi tentang Keselamatan Listrik dan Promo Tambah Daya.

Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg

Deteksi Gempa Belum Canggih, Legislator Usulkan BMKG Adopsi Teknologi Jepang

Bantaran Hangus Dampak Karhutla Semeru, Danau Ranu Kumbolo Kehilangan Pesona

PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 83 Keluarga Prasejahtera di Jakarta Raya.

Ketombe Ganggu Aktivitas Keseharian Anda? Simak Cara Menghilangkannya

Tradisi Unik di Dieng! Belasan Anak Berambut Gimbal Ikuti Ruwatan di Dieng Culture Festival 2026

Dipakai Merekam Diam-diam, Meta Perbarui Kacamata Pintarnya

Jagung Bengkayang Jadi Incaran Bulog Kalbar, Serapan Terus Digenjot!

Jelang Persija vs Brisbane Roar Sabtu Sore Ini, STY Reuni dengan Jordi Amat, Rizky Ridho Bocorkan Kondisi Tim

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.