Henderson: Bellingham Bisa Menjadi Faktor X Inggris di Piala Dunia 2026

Selasa, 16 Jun 2026, 08:00 WIB

KANSAS CITY, AMERIKA SERIKAT — Gelandang Inggris Jordan Henderson menilai Jude Bellingham bisa menjadi sosok “faktor X” bagi timnas Inggris dalam upaya mereka mengakhiri penantian panjang meraih trofi besar di Piala Dunia 2026.

Inggris datang ke turnamen sebagai salah satu kandidat kuat juara setelah dalam beberapa tahun terakhir selalu berada di antara tim papan atas dunia. The Three Lions berhasil mencapai final Piala Eropa dan beberapa kali tampil meyakinkan di Piala Dunia, tetapi masih gagal mengangkat trofi sejak terakhir menjadi juara dunia pada 1966.

Ket. Foto: Jude Bellingham. — Sumber: AFP

Berbicara dari markas latihan Inggris di Kansas City, Henderson menyebut Bellingham memiliki kualitas istimewa yang bisa menjadi pembeda bagi tim asuhan Thomas Tuchel.

Menurutnya, meski musim terakhir Bellingham terganggu oleh masalah cedera, pemain berusia 22 tahun itu tetap memiliki pengaruh besar di ruang ganti dan di lapangan.

“Seberapa besar perkembangan dia sebagai pemain dan sebagai pribadi sejak debut bersama tim nasional sangat luar biasa,” kata Henderson.

Bellingham pertama kali memperkuat tim senior Inggris pada usia 17 tahun pada 2020. Sejak saat itu, gelandang Real Madrid tersebut berkembang menjadi salah satu pemain paling penting bagi negaranya.

“Saya rasa banyak orang lupa betapa mudanya dia. Bahkan saya sendiri kadang lupa. Apa yang sudah dia lakukan di usia semuda itu sangat luar biasa,” ujar Henderson.

Mantan kapten Liverpool itu juga menegaskan bahwa Bellingham bukan hanya pemain berbakat, tetapi sosok yang mampu tampil dalam pertandingan besar.

“Saya tidak bisa cukup memuji dia. Dia memberikan sesuatu yang sangat spesial untuk tim ini. Saya pikir dia benar-benar memberi kami faktor X,” katanya.

“Dia sudah melewati momen-momen besar dalam kariernya. Dia adalah pemain untuk pertandingan besar dan memiliki pengalaman di turnamen besar.”

Selain berbicara tentang Bellingham, Henderson juga memberikan pujian kepada Tuchel yang mengambil alih kursi pelatih Inggris sejak awal tahun lalu.

Pelatih asal Jerman itu dipercaya dengan tugas besar membawa Inggris meraih gelar Piala Dunia pertama sejak era 1966.

Henderson menilai Tuchel telah membawa perubahan signifikan dalam waktu sekitar satu setengah tahun menangani tim nasional.

“Dia telah menciptakan lingkungan yang sangat baik dan budaya yang positif di dalam grup,” kata Henderson. “Namun, para pemain juga harus memimpin dan membawa itu ke lapangan. Saya merasa kami sudah melakukan itu, dan sekarang kami harus terus membangunnya.”

Inggris akan memulai perjalanan mereka menghadapi Kroasi di Arlington, Texas, pada hari Kamis (18/6), sebelum bertemu Ghana dan Panama di fase grup.

Henderson juga mengingatkan rekan setimnya untuk tidak meremehkan Kroasia, terutama ancaman dari veteran Luka Modrić.

Meski telah berusia 40 tahun, Modric masih dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

“Bagi saya, dia mungkin pemain tengah terbaik yang pernah saya hadapi sepanjang karier,” kata Henderson. “Kariernya sudah berbicara sendiri. Dia pemain kelas dunia dan sangat sulit untuk dilawan. Saya sangat mengaguminya, meski tentu saya berharap dia tidak tampil sebaik biasanya saat melawan kami.”

Dengan kombinasi pengalaman pemain senior, talenta generasi baru seperti Bellingham, serta arahan Tuchel, Inggris berharap Piala Dunia 2026 menjadi momen ketika penantian panjang mereka akhirnya berakhir.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.