Pemerintah Kota Bogor: Perlintasan MA Salmun Akan Dibangunkan 'Flyover'

Minggu, 14 Jun 2026, 09:15 WIB

KOTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor Jabar  memastikan perlintasan sebidang kereta api di Jalan MA Salmun tidak akan ditutup total karena akan dibangun flyover seiring rencana penataan yang dilakukan pemerintah pusat untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dalam keterangannya di Bogor, Sabtu (13/6), mengatakan pemerintah pusat justru menyiapkan pembangunan flyover bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua di lokasi tersebut.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mendampingi rombongan Komisi V DPR RI di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026). — Sumber: ANTARA

"Perlintasan MA Salmun tidak ditutup total. Akan dibangun flyover. Mereka (Komisi V DPR RI) melihat langsung kondisi lapangan dan akses warga yang sangat vital," kata Jenal yang telah mendampingi rombongan Komisi V DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik di Kota Bogor, Jumat (12/6).

Menurut Jenal, kepastian tersebut menjawab isu yang sempat berkembang mengenai rencana penutupan total akses perlintasan sebidang di kawasan MA Salmun.

Ia menjelaskan pembangunan flyover menjadi salah satu solusi yang dipilih karena tetap menjaga konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

"Jadi tidak ditutup total, tetapi dibangunkan flyover untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua," ujarnya.

Selain MA Salmun, Pemkot Bogor juga mengusulkan percepatan penanganan perlintasan sebidang di kawasan Kebon Pedes yang saat ini telah masuk tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) di Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Jenal, proyek penanganan Kebon Pedes membutuhkan anggaran sekitar Rp350 miliar yang mencakup pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi sehingga memerlukan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkot Bogor.

"Saya juga menyampaikan bahwa Kebon Pedes menjadi prioritas kami dan membutuhkan intervensi bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat," katanya.

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPR RI Hamka Baco Kady mengatakan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk penataan perlintasan sebidang kereta api di Indonesia, termasuk di Kota Bogor.

"Kota Bogor menjadi salah satu prioritas. Nantinya akan dibangun flyover dan underpass," katanya.

Hamka mengatakan penataan perlintasan sebidang menjadi perhatian pemerintah karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan operasional transportasi perkeretaapian.

Ia menambahkan Komisi V DPR RI akan mengawal pelaksanaan program tersebut serta meminta adanya peta jalan penyelesaian perlintasan sebidang dalam beberapa tahun ke depan guna menekan risiko kecelakaan.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.