Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSP Kawal Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Malang

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 07:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
KSP Kawal Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Malang Doc: ANTARA
Ket. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur, guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah Rakyat merupakan prioritas utama dari program beliau. Di sini kita lihat anak yang putus sekolah, anak yang karena tidak mampu dari desil satu dan dua, bisa bersekolah di sini,” kata Dudung saat melakukan kunjungan kerja pada Jumat (12/6), dikutip dari keterangan resmi KSP di Jakarta, Minggu (14/6).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah nyata Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden. Peninjauan lapangan ini difokuskan untuk memastikan bahwa hak pendidikan bagi anak-anak yang sempat putus sekolah dapat terpenuhi dengan baik melalui kebijakan strategis pemerintah pusat.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan melihat langsung proses pembelajaran di sekolah rintisan yang saat ini digunakan sebagai lokasi pelaksanaan program. Fasilitas di SMP Negeri 16 Malang tersebut dimanfaatkan untuk sementara waktu sambil menunggu pembangunan gedung sekolah permanen yang direncanakan di kawasan sekitar.​

Dudung menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih memerlukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait penyediaan lahan untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat. Oleh sebab itu, KSP berkomitmen membantu mendorong sinergi antara pemerintah daerah serta dinas-dinas teknis terkait guna mempercepat proses pengadaan aset.

“Saya lihat ini sekolah rintisan. Sekolah rakyatnya nanti akan dibangun di sekitar sini. Masih kita komunikasikan karena ada tanah yang sebetulnya bisa digunakan, tetapi masih punya kelurahan. Nanti saya komunikasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum, ATR/BPN, kemudian Dinas Sosial untuk segera dibangun,” ujar Dudung.

Ia menegaskan pentingnya penyelesaian administrasi lahan dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Langkah prosedural ini sangat diperlukan agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan secara tertib, akuntabel, serta tidak menimbulkan persoalan regulasi di kemudian hari.

Berdasarkan dialog dengan kepala sekolah dan para pembimbing di lapangan, Dudung memperoleh informasi mengenai berbagai tantangan pada tahap awal pelaksanaan program. Kendati demikian, melalui pembinaan karakter dan moral yang dilakukan secara berkelanjutan, para siswa menunjukkan perkembangan yang positif bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih prestasi.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dukungan pemenuhan kebutuhan belajar serta penunjang pendidikan yang diberikan kepada para siswa kurang mampu di Malang.

“Ini harapan Bapak Presiden, tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Semua mempunyai hak yang sama di dalam menempuh pendidikan,” tutur Dudung.

Di sela-sela peninjauan fasilitas belajar, Dudung turut mengapresiasi karya lukisan salah satu siswa yang menggambarkan Istana Negara dan Bendera Merah Putih. Menurutnya, karya seni tersebut mencerminkan semangat nasionalisme serta nilai-nilai positif yang tumbuh subur di dalam diri para peserta didik.

Melalui pengawasan langsung ini, KSP memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan sesuai dengan arahan Presiden serta mampu menjangkau anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses ekonomi. KSP berjanji akan terus mengawal penyelesaian kendala di lapangan melalui penguatan koordinasi lintas sektor agar tujuan program tercapai secara optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.