- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gebrakan dari Riyadh: Eksp...
Gebrakan dari Riyadh: Ekspor Lebanon Kini Boleh Masuk Lagi ke Arab Saudi
Minggu, 14 Jun 2026, 23:32 WIBBEIRUT - Keputusan Arab Saudi untuk melanjutkan impor produk Lebanon tidak hanya memiliki signifikansi ekonomi tetapi juga makna politik yang penting bagi Lebanon dan dipandang sebagai sinyal dukungan, kata Menteri Ekonomi Lebanon Amer Bisat.
"Keputusan ini mencerminkan dua hal. Di luar dampak ekonomi, keputusan ini memiliki signifikansi politik yang sangat penting. Gagasan bahwa Lebanon telah terpinggirkan dari dunia Arab tidak dapat diterima," kata Bisat kepada RIA Novosti, Sabtu.
Keputusan ini dapat menandai awal kembalinya Lebanon ke ruang ekonomi Arab dan membuka peluang baru bagi produsen Lebanon, tambahnya.
Sebelumnya pada Kamis (11/6), Arab Saudi mengumumkan pencabutan pembatasan impor dari Lebanon yang telah berlaku sejak April 2021.
Riyadh mengatakan keputusan tersebut dibuat setelah konsultasi dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan mengingat langkah-langkah yang diambil oleh Beirut untuk memperketat kontrol ekspor dan memerangi penyelundupan.
Sebelum kebijakan pembatasan tersebut, negara-negara di kawasan Teluk menyumbang sekitar 45 persen dari ekspor pertanian Lebanon, dengan Arab Saudi tetap menjadi salah satu pasar terbesar bagi produsen Lebanon. Ant
- Lebanon
- saudi arabia
- Riyadh
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Harga Emas Antam pada Selasa (14/4) Naik Rp45.000 Menjadi Rp2,863 Juta/Gr
-
Sedikitnya 254 Tewas setelah Israel Kembali Menyerang Lebanon
-
PDRC, Revolusi Pendinginan Pasif Tanpa Energi di Tengah Krisis Iklim
-
Indonesia Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tentara UNIFIL Asal Prancis di Lebanon
-
Krisis Mengintai Industri Plastik: RI Cari Sumber Baru Bahan Baku di Tengah Krisis Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.