Para Pendaki Diminta Taati Aturan Saat Naik ke Gunung Rinjani
Jumat, 12 Jun 2026, 08:12 WIBMATARAM â Demi keamanan dan kelestarian Kawasan wisata Rinjani, para pendaki diminta menaati aturan. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan para wisatawan untuk tetap mematuhi aturan pendakian Gunung Rinjani Lombok.
"âSebelum kamu melangkah, kenali dulu aturan penting demi keselamatan diri sendiri dan kelestarian alam di kawasan Gunung Rinjani Lombok," kata Kepala Balai TNGR Nusa Tenggara Barat Budy Kurniawan di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan pendakian di kawasan wisata alam gunung Rinjani bukan sekadar destinasi, tapi kawasan konservasi dengan medan yang menantang.
Oleh karena itu, para pengunjung atau wisatawan untuk tetap mematuhi ketentuan ketentuan wajib bagi para pendaki di antaranya minimal 2 orang dalam 1 kelompok.
"Artinya jangan mendaki sendirian, karena rekan pendakian sangat penting untuk saling menjaga saat situasi darurat," katanya.
Selanjutnya, pengunjung wajib menggunakan pemandu/pendaki berpengalaman:, karena medan pendakian di kawasan Gunung Rinjani punya karakteristik unik, pemandu akan membantu memahami jalur dan prosedur keselamatan.
Selain itu, diharapkan memiliki pengalaman mendaki gunung lain dan jika ada pendaki di bawah 17 tahun wajib didampingi dan membawa surat izin orang tua/wali.
"Perlengkapan pendakian juga wajib dibawa, kurangi sampah plastik atau wajib membawa wadah makan dan minum yang bisa diisi ulang," katanya.
âIa mengatakan aturan ini bukan untuk membatasi ruang gerak wisatawan yang ingin melihat keindahan alam Gunung Rinjani, melainkan untuk melindungi dan menjaga agar Rinjani Lombok tetap asri untuk generasi mendatang.
"SOP pendakian harus tetap dipatuhi untuk keselamatan bersama dan untuk generasi penerus ke depan," katanya.
Balai TNGR juga mengimbau kepada masyarakat atau pengunjung untuk tetap mematuhi aturan tersebut, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
- Gunung Rinjani
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Tiga Skenario Tim Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia 2027: Menang Mengunci Tiket, Imbang Menghitung Peluang, Kalah Menunggu Hasil Lain
-
Para Pendaki Diimbau Membatalkan, Jalur ke Rinjani Terbakar Makin Luas
-
Bukan Sekadar Klaim! Akademisi Ungkap Alasan Kinerja Rosan Dinilai Terbaik
-
Pembalap Muda Indonesia Kiandra Ramadhipa Start di Posisi ke-12 di Moto3 Junior Valencia
-
Bappenas Dorong Penguatan Modal Manusia Indonesia
-
APBD 2027 Solok: Pendapatan Ditargetkan Rp476,54 Miliar, Belanja Rp536,98 Miliar.
-
Bukan Sekadar Kuliah! Kepala BNN Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan untuk Melawan Narkoba
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.