Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang-Inggris Fokus Energi Terbarukan

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jepang-Inggris Fokus Energi Terbarukan Doc: AFP/Philip FONG
Ket. Turbin angin di ladang angin lepas pantai Kota Goto, Prefektur Nagasak, Jepangi.

Tokyo – Jepang dan Inggris tengah pada Kamis (11/6), menjajaki pembentukan kerangka kerja baru untuk memperkuat kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai. Langkah ini muncul ketika energi terbarukan kembali menjadi perhatian di tengah meningkatnya ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Seperti dikutip dari Antara,Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, diperkirakan akan menandatangani memorandum kerja sama di bidang energi saat bertemu di London pada Minggu mendatang.

Memorandum tersebut tidak hanya mencakup pengembangan energi angin lepas pantai, tetapi juga kerja sama dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir generasi berikutnya serta teknologi fusi nuklir.

Kedua pemimpin juga tengah menyiapkan pernyataan bersama mengenai keamanan ekonomi yang berfokus pada kerja sama energi. Dalam pernyataan tersebut, mereka diperkirakan akan menyoroti praktik tekanan ekonomi, termasuk pembatasan ekspor mineral kritis yang dinilai dapat mengganggu stabilitas rantai pasok global.

Pertemuan di London akan menjadi pertemuan puncak pertama antara Takaichi dan Starmer sejak keduanya bertemu di Tokyo pada Januari lalu. Pertemuan ini berlangsung ketika Inggris dan sejumlah negara Eropa terus mempercepat pengembangan proyek energi angin lepas pantai berskala besar di kawasan North Sea.

Sebagai negara yang minim sumber daya energi, Jepang selama ini sangat bergantung pada impor minyak mentah dari Timur Tengah. Namun, meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mendorong Tokyo untuk mempercepat diversifikasi sumber energinya.

Selain sektor energi, Jepang dan Inggris juga akan memperkuat kemitraan di bidang inovasi dan teknologi strategis, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan industri semikonduktor. Kedua negara berkomitmen membangun rantai pasok yang lebih tangguh dan berkelanjutan guna menghadapi tantangan ekonomi global.

Sumber yang sama menyebutkan agenda pembahasan juga mencakup proyek pengembangan jet tempur generasi baru yang melibatkan Jepang, Inggris, dan Italia. Selain itu, kedua negara akan membahas kerja sama industri pertahanan, keamanan siber, hingga pertukaran informasi intelijen.

Terkait situasi di Timur Tengah, Takaichi dan Starmer juga diperkirakan membahas upaya menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia yang saat ini terdampak meningkatnya ketegangan regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.