Bupati Anwar Sadat dan Kapolres Tanjab Barat Deklarasikan Strategi Sabuk Kamtibmas 2026

Kamis, 11 Jun 2026, 01:58 WIB

TANJAB BARAT - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat bersama Kepolisian Resor (Polres) setempat resmi mendeklarasikan strategi kolaboratif "Sabuk Kamtibmas" guna memperkuat persatuan sosiologis dan stabilisasi keamanan wilayah. 

"Melalui kebersamaan dan kekompakan seluruh unsur masyarakat, kita dapat menjaga situasi Kabupaten Tanjab Barat tetap aman, damai, dan kondusif," kata Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat di halaman Polres setempat, Rabu.

Ket. Foto: Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat (tiga kiri) didampingi Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono (dua kiri) saat melakukan pemeriksaan peserta apel di halaman Polres setempat, Rabu (10/6). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Tanjab Barat.

Sabuk Kamtibmas adalah strategi kolaborasi antara aparat kepolisian dan berbagai elemen masyarakat (seperti tokoh adat, organisasi masyarakat, dan warga sipil) untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.

Menurut bupati, deklarasi tersebut dinilai mampu memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar seluruh elemen masyarakat.

Mengingat sinergisitas yang terjalin dengan baik merupakan modal utama dalam menjaga persatuan, keamanan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Bupati menegaskan bahwa konsep Sabuk Kamtibmas sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama keberlangsungan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Atas dasar itu, konsep Sabuk Kamtibmas menjadi sangat penting dan strategis sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, desa hingga kawasan strategis lainnya.

"Sebagaimana arahan Presiden RI, stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah merupakan syarat mutlak dalam menjamin kelancaran roda perekonomian dan pembangunan nasional," jelas bupati.

Sementara itu, Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah.

Menurutnya, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh aparat semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Deklarasi tersebut menjadi simbol penguatan sinergi dan komitmen seluruh elemen daerah untuk terus menjaga persatuan, menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, serta mendukung terwujudnya pembangunan dan kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Sabuk Kamtibmas oleh Bupati dan Kapolres Tanjung Jabung Barat, disaksikan oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), para camat, lurah, kepala desa, perwakilan OKP, Ormas, LSM, serta tokoh masyarakat.

"Melalui Sabuk Kamtibmas ini, kita membangun kebersamaan, dan kewaspadaan bersama. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat harus saling bersinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ungkap Kapolres.

  • sabuk kamtibmas
  • tanjab barat
  • polres tanjab barat
  • stabilitas keamanan
  • forkopimda jambi

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Menhub: Delapan Bandara Masih Ditutup imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Hanung Bramantyo Garap Film 'Descendants of the Sun' versi Lokal, Gandeng Reza Rahadian dan Dian Sastro

Erupsi Anak Krakatau, Operasional MBG di Wilayah Terdampak Dihentikan Sementara

Lima Menit Jeda di Tengah Aktivitas Padat untuk Jaga Fokus dan Produktivitas

PT Transjakarta Kembali Operasikan Lift dan Eskalator di Beberapa Halte

Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta

Sejumlah Bandara Masih Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif

Media Luar Negeri Sebut Letusan Anak Krakatau Sebabkan 170.000 Penumpang Terlantar karena Penutupan Bandara

Sempat Dihentikan Akibat Abu Vulkanik, Transjakarta Kembali Operasikan Lift dan Eskalator

Sampah 16 Hari Menumpuk, Pemkot Surabaya Benahi Rantai Pengangkutan dari Kampung ke TPS

Nekat Judi Online, Bansos Melayang! Terbukti 20.000 Penerima di Bekasi Dicoret

Kementerian Lingkungan Hidup Bantu Pantau Kualitas Udara di Kota Bogor

Disdik Kota Bandung: Sekolah Wajib Terapkan Penggunaan Masker

Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Personel Dilatih Operasikan Mobil Damkar.

Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi untuk Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ini Klasemen Liga Spanyol Terbaru: Barcelona Makin Kokoh di Puncak, Siapa Bisa Mengejar?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.