Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin Evaluasi Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Jambi

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin Evaluasi Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Jambi Doc: ANTARA/Agus Suprayitno.
Ket. Petugas melakukan pemindahan garam menuju pesawat di posko subsatgas udara karhutla Bandara SultanThaha Jambi. Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin menegaskan tindakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berdampak positif, Selasa (9/6).

KOTA JAMBI - Komandan Komando Resor Militer (Korem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, menilai pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sangat efektif dan akurat dalam memperpanjang intensitas curah hujan di Provinsi Jambi.  

"Saya sampaikan bahwa OMC telah dilakukan dalam dua tahap, pertama oleh PT. Wirakarya sakti yang dilaksanakan mulai pada 18 Mei sampai 6 Juni 2026 sebanyak 20 sortie (penerbangan) dan sudah berakhir," kata Brigjen TNI Nyamin melalui keterangan tertulis di Jambi, Selasa.

Ia menambahkan untuk tahap kedua OMC dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI dimulai 5 Juni dan dijadwalkan hingga 12 Juni 2027.

Hingga hari ini telah melaksanakan delapan kali melakukan penerbangan dalam rangka melakukan penyemaian garam (NaCl) sejumlah wilayah. 

Lanjut dia, keberhasilan itu dapat dinilai dengan indikasi tingkat curah hujan di wilayah Provinsi Jambi saat ini masih ada. Dengan memanfaatkan awan yang berpotensi menghasilkan hujan dengan melaksanakan penggaraman.

Sedangkan tinggi muka air di wilayah lahan gambut masih terpantau normal, belum berpotensi terjadinya kebakaran di lahan gambut.

Namun, untuk mengantisipasi ancaman kebakaran, Danrem menekankan pengusaha perkebunan dan kehutanan di wilayah Provinsi Jambi ikut mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui berbagai upaya.

Salah satu seperti kontribusi perusahaan perkebunan dan kehutanan dalam upaya pencegahan dengan penyiapan sarana dan prasarana serta personil regu pemadaman kebakaran di tiap-tiap perusahaan tersebut.

Termasuk meminta perusahaan melakukan mitigasi bencana karhutla dengan melibatkan perkebunan dan masyarakat sebagai subjek dengan melaksanakan edukasi bencana, terutama di wilayah rawan terhadap pembukaan lahan dengan cara membakar.

"Ini saya anggap sebagai salah satu langkah kongkret dunia usaha membantu pemerintah dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Jambi," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Pemain Indonesia Saling Jeg...

PSG Incar Celah Pertahanan Barcelona

57 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
PSG Incar Celah Pertahanan ...

Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lumayan, Transportasi Jakar...
Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.