Perez Menang Telak dalam Pemilihan Presiden Klub Real Madrid, Mourinho Segera Kembali ke Bernabeu
Selasa, 09 Jun 2026, 00:02 WIBMADRID, SPANYOL â Florentino Perez kembali mengukuhkan posisinya sebagai orang nomor satu di Real Madrid setelah memenangkan pemilihan presiden klub dengan suara mayoritas. Kemenangan tersebut sekaligus membuka jalan bagi kepulangan Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu, sebuah langkah yang diyakini akan menjadi awal babak baru bagi raksasa Spanyol itu setelah dua musim mengecewakan.
Perez, yang kini berusia 79 tahun, meraih 65 persen suara untuk mengalahkan penantangnya, Enrique Riquelme, dalam pemilihan yang hasilnya diumumkan klub Senin (8/6) waktu setempat. Kemenangan ini memperpanjang era kepemimpinan Perez yang telah memimpin Real Madrid selama total 23 tahun dalam dua periode berbeda.
Dalam pidato kemenangannya, Perez menegaskan ambisinya untuk mengembalikan Los Blancos ke jalur kesuksesan setelah gagal meraih trofi mayor dalam dua musim terakhir.
"Kami telah memenangkan pemilihan dan akan terus bekerja untuk mempertahankan tradisi kemenangan gelar," ujar Perez.
Hasil pemilihan tersebut diyakini akan segera diikuti pengumuman resmi Jose Mourinho sebagai pelatih baru Real Madrid. Pelatih asal Portugal berusia 63 tahun itu disebut akan kembali ke Bernabeu setelah meninggalkan klub pada 2013.
Menurut sejumlah laporan media Spanyol dan Portugal, Madrid harus membayar klausul pelepasan senilai 15 juta euro atau sekitar 285 miliar rupiah kepada Benfica untuk memboyong Mourinho kembali ke ibu kota Spanyol.
Perez secara terbuka mengisyaratkan kedatangan kembali mantan pelatih yang pernah membawa Madrid meraih sejumlah trofi penting tersebut.
"Kami akan terus bangga dengan Santiago Bernabeu, stadion terbaik di dunia," kata Perez.
"Kami bangga memiliki pemain-pemain terbaik di dunia, dan bangga menyambut kembali salah satu pelatih terbaik di dunia, seorang Madridista sejati seperti Jose Mourinho."
Pernyataan tersebut langsung memicu antusiasme besar di kalangan pendukung Madrid yang masih mengenang periode pertama Mourinho bersama klub.
Mourinho pertama kali datang ke Real Madrid pada musim panas 2010 setelah sukses membawa Inter Milan meraih treble winners. Saat itu ia ditunjuk untuk menghentikan dominasi Barcelona asuhan Pep Guardiola yang sedang berada di puncak kejayaan.
Selama tiga musim menangani Madrid, Mourinho mempersembahkan satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Salah satu pencapaian paling dikenang adalah keberhasilannya membawa Madrid meraih 100 poin dan mencetak 121 gol dalam perjalanan menjuarai La Liga musim 2011-2012.
Era tersebut juga melahirkan sejumlah duel klasik El Clasico yang sarat tensi antara Madrid dan Barcelona.
Meski hubungannya dengan sebagian pemain dan media Spanyol sempat memburuk menjelang akhir masa jabatannya, Mourinho tetap dikenang sebagai sosok yang meletakkan fondasi kebangkitan Madrid sebelum klub kemudian mendominasi Liga Champions pada dekade berikutnya.
Keputusan membawa kembali Mourinho dipandang sebagai langkah berani Perez. Pasalnya, Real Madrid baru saja menjalani musim 2025-2026 tanpa satu pun gelar utama, setelah sebelumnya juga gagal memenuhi ekspektasi pada musim 2024-2025.
Tekanan terhadap manajemen klub meningkat seiring keberhasilan sejumlah rival domestik dan Eropa meraih prestasi lebih baik. Karena itu, Perez memilih sosok yang sudah memahami budaya klub dan memiliki pengalaman menghadapi tekanan besar di Bernabeu.
"Kami akan terus bekerja agar Real Madrid tetap memenangkan gelar-gelar juara," kata Perez.
"Dan kami akan berjuang hingga akhir untuk meraih Piala Eropa ke-16."
Ambisi tersebut menjadi target utama Madrid dalam beberapa tahun ke depan, mengingat klub saat ini masih menjadi pemegang rekor gelar Liga Champions terbanyak di Eropa.
Rumor kepulangan Mourinho sebenarnya sudah berembus dalam beberapa pekan terakhir. Spekulasi semakin menguat setelah akun Instagram resmi kampanye Perez mengunggah video singkat yang menampilkan Mourinho mengenakan jersey Real Madrid.
Dalam video tersebut, pelatih berjuluk The Special One hanya memberikan jawaban singkat ketika ditanya mengenai kemungkinan kembali ke Bernabeu.
Jawaban satu kata itu langsung menjadi viral di media sosial dan dianggap sebagai sinyal paling jelas bahwa kesepakatan antara kedua pihak telah tercapai.
Sementara itu, kandidat yang kalah, Enrique Riquelme, sebelumnya mencoba menarik dukungan anggota klub dengan menjanjikan revolusi besar dalam skuad. Salah satu janji kampanyenya adalah mendatangkan penyerang Manchester City dan tim nasional Norwegia, Erling Haaland.
Namun mayoritas anggota klub tetap memilih mempertahankan Perez, yang dianggap sebagai arsitek di balik berbagai kesuksesan modern Real Madrid, termasuk pembangunan ulang Santiago Bernabeu dan dominasi klub di Liga Champions dalam dua dekade terakhir.
Real Madrid sendiri merupakan salah satu klub elite Eropa yang masih sepenuhnya dimiliki oleh para anggota (socios), yang memiliki hak memilih presiden klub.
Menutup pidatonya, Perez kembali menegaskan komitmennya menjaga identitas tersebut. "Yakinlah, dengan saya sebagai presiden, Real Madrid dahulu, sekarang, dan akan selalu menjadi milik para anggotanya."
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Florentino Perez Bocorkan Jadwal Rilis Pemain Baru dan Pelatih Anyar Real Madrid
-
Real Madrid Siapkan Skema Tukar Tambah, Raul Asencio Bisa Dikorbankan Demi Bek Muda Incaran Perez
-
Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Arbeloa Dukung Mourinho Kembali Latih Real Madrid Musim Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.