Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

BPOM Bersama Universitas Hasanuddin Bersinergi Jaga Keamanan Pangan  

1 Minggu, 07 Jun 2026, 11:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPOM Bersama Universitas Hasanuddin Bersinergi Jaga Keamanan Pangan   BPOM Bersama Universitas Hasanuddin Bersinergi Jaga Keamanan Pangan   Doc: ANTARA
Ket. BBPOM Makassar kolaborasi Universitas Hasanuddin Makassar cetak agen keamanan pangan yang melibatkan mahasiswa untuk membantu mengedukasi masyarakat di lapangan. Makassar.

MAKASSAR – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) bersinergi menjaga keamanan pangan dengan mencetak agen edukasi guna memberikan perlindungan kepada konsumen.

"Upaya itu dilakukan melalui berbagai program edukasi dan pendampingan yang melibatkan mahasiswa sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan yang aman dan bermutu," kata Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Yosef Dwi Irwan, di Makassar, Minggu (07/6).

Menurut dia, sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya BPOM memperluas budaya keamanan pangan di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil pangan olahan.

Mahasiswa dilatih menjadi fasilitator keamanan pangan yang bertugas memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Yosef menegaskan perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam mendukung pengembangan inovasi dan penguatan pengawasan obat serta makanan.

"Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha, hasil riset dan program pemberdayaan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.

Universitas Hasanuddin menjadi salah satu perguruan tinggi yang aktif terlibat dalam Program SAPA Kampus Berdampak dan KKN Tematik Keamanan Pangan yang diinisiasi BPOM.

Dalam program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat sebagai agen perubahan untuk mengedukasi warga mengenai keamanan pangan, mendampingi usaha pangan olahan, serta membantu proses perizinan usaha.

Sebelumnya, BPOM dan Unhas juga telah menjalin kerja sama melalui berbagai program edukasi keamanan pangan dan pendampingan usaha mikro pangan olahan.

Kolaborasi tersebut telah melibatkan puluhan mahasiswa dan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pangan yang aman, sehat, dan berdaya saing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.