Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Sampah di Karawang Baru Jangkau 17 Kecamatan

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Penanganan Sampah di Karawang Baru Jangkau 17 Kecamatan Doc: ANTARA/Khaerul Izan/dok
Ket. Ilustrasi - Kegiatan pemilahan sampah.

Karawang -- Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan pelayanan pengelolaan sampah baru menjangkau 17 kecamatan dari total 30 kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Penanganan sampah memang menjadi tantangan besar yang dihadapi hampir seluruh daerah, termasuk di Karawang," kata Bupati Aep dalam keterangannya di Karawang, Jumat.

Ia menyampaikan total timbulan sampah yang bersumber dari 30 kecamatan se-Karawang mencapai 1.108,60 ton per hari. Namun pelayanan pengelolaan sampah baru menjangkau 17 kecamatan atau sekitar 56,67 persen.

Secara rinci disebutkan untuk penanganan sampah di wilayah Karawang mencapai 68,15 ton per hari yang telah diolah di sumber dan fasilitas penanganan sampah.

Sedangkan sebanyak 378,34 ton sampah per hari diangkut ke Tempat Pembuangan/Pemrosesan Akhir (TPA) Jalupang. Sementara sekitar 662,11 ton per hari masih belum terangkut dan berpotensi terbuang liar ke lingkungan.

Untuk kondisi dari TPA Jalupang saat ini dilaporkan telah menampung sekitar 1,2 juta ton sampah dengan rata-rata penambahan harian mencapai 1.360 ton.

Bupati Aep menyambut baik sinergi dan rencana aksi nyata untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada termasuk di Karawang.

Sementara sebelumnya atau pada Kamis (4/6) Bupati Aep menghadiri rapat koordinasi penanganan permasalahan persampahan bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Aep memaparkan secara langsung kondisi eksisting serta tantangan penanganan sampah di Karawang.

Sedangkan saat pertemuan dengan perwakilan Bank Dunia beberapa pekan lalu di Karawang, Bupati Aep mengatakan penguatan sistem pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Pertemuan itu berkaitan dengan Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP) di Karawang.

Melalui program tersebut diharapkan pengelolaan sampah di Karawang dapat semakin baik, pelayanan kepada masyarakat meningkat, dan beban TPA bisa berkurang secara signifikan.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan persampahan, mengurangi beban TPA sekaligus mendorong pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Mendukbangga Sebut Tiga Isu Ancam Masa Depan Remaja

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...

Pemkot Tangerang Normalisasi 7 Lokasi Prioritas

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.