Pertumbuhan Pariwisata Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
Kamis, 04 Jun 2026, 03:08 WIBJAKARTA- Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyatakan pariwisata Indonesia tetap tumbuh secara kuat di tengah tekanan geopolitik secara global.
âPariwisata tidak hanya kita dorong untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, devisa, investasi, dan kontribusi terhadap PDB. Yang tidak kalah penting, pertumbuhan pariwisata harus dirasakan langsung oleh masyarakat,â kata Widiyanti dalam Rapat Kerja Kementerian Pariwisata bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/6).
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari hingga April 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta atau tumbuh 8,24 persen persen jika dibanding periode yang sama 2025.
Sementara itu pada kuartal pertama (Q1) Indonesia memperoleh devisa wisata sebesar 4,05 miliar dollar Amerika Serikat atau setara dengan 68,28 triliun rupiah. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 6,30 persen dibandingkan dengan Q1 2025.
Capaian tersebut harus terus diarahkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat, salah satunya melalui penguatan desa wisata sebagai instrumen pemerataan pembangunan, kata Menpar Widiyanti.
Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pemberdayaan dan pendampingan masyarakat, sertifikasi desa wisata berkelanjutan, serta kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk memperluas sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di desa wisata.
Kementerian Pariwisata bersama BPJPH telah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi hingga 30 Mei 2026. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap layanan pariwisata di daerah.
Selain desa wisata, pemerataan manfaat pariwisata juga diperkuat melalui penyelenggaraan kegiatan daerah. Program Karisma Event Nusantara yang telah terlaksana di 15 provinsi mencatat keterlibatan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan pergerakan ekonomi mencapai lebih dari Rp45,57 miliar.
âEvent bukan hanya ruang promosi destinasi, tetapi, juga ruang ekonomi rakyat. Di sana ada UMKM, seniman, pekerja kreatif, komunitas, pelaku transportasi, kuliner, akomodasi, dan berbagai sektor pendukung lainnya yang ikut bergerak,â ujar Widiyanti.
Kementerian Pariwisata juga memperkuat dukungan ke daerah melalui tugas pembantuan di 38 provinsi. Program itu mencakup pelatihan keselamatan berwisata, pembuatan konten promosi daerah, serta dukungan untuk kegiatan pariwisata untuk meningkatkan kualitas destinasi dan mendorong pergerakan wisatawan.
Widiyanti turut menekankan bahwa perekonomian yang melibatkan sektor pariwisata harus memberikan dampak nyata dan mengalir hingga ke desa, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.
Kekuatan Ekonomi
Di sisi lain, dia menyoroti jika pembangunan pariwisata ke depan harus semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Oleh karenaitu, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat kolaborasi dengan DPR RI, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri, komunitas, dan masyarakat.
âPariwisata harus menjadi kekuatan ekonomi yang tumbuh bersama rakyat dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia,â ucap dia.
Menpar juga menyampaikan bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah telah berimbas pada angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
âMulai 28 Februari 2026, situasi geopolitik dunia mulai memanas, terutama kondisi di Timur Tengah. Hal ini tentunya menimbulkan banyak keraguan untuk sektor pariwisata,â katanya.
Dia menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan dari Timur Tengah ke Indonesia selama Januari-April 2026 menurun 1,89 persen dan selama Maret-April 2026 turun 20,65 persen jika dibandingkan dengan kurun yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan paspor yang dipegang oleh wisatawan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kunjungan wisatawan dari Timur Tengah ke Indonesia sebanyak 22.410 pada Januari, 6.241 pada Februari, dan 6.592 pada Maret, dan 18.312 pada April 2026.
Widiyanti mengatakan bahwa penurunan angka kunjungan wisatawan dari Timur Tengah juga tercermin dari data pembatalan layanan penerbangan yang melalui wilayah tersebut. âHal ini tidak mengherankan, karena telah terjadi 1.232 pembatalan penerbangan via Timur Tengah, yang terjadi sampai dengan 30 April 2026, yang berarti terdapat 127.376 potensi perjalanan tidak dapat terealisasi,â katanya.
Menteri Pariwisata menyampaikan, angka kunjungan wisatawan mancanegara dari Eropa selama Januari-April 2026 juga menurun 6,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Total angka kunjungan wisatawan dari Eropa ke Indonesia menurut data BPS sebanyak 154.713 pada Januari; 157.874 pada Februari; 154.500 pada Maret; dan 214.879 pada April 2026.Namun, angka kunjungan wisatawan dari Asia Tenggara, wilayah Asia yang lain, Oseania, dan Afrika selama Januari-April 2026 meningkat masing-masing 11,38 persen; 15,27 persen; 6,84 persen; dan 5,59 persen.
Widiyanti mengemukakan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan dari wilayah-wilayah tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi tujuan pilihan wisatawan mancanegara.
Dia juga menyampaikan bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara per kedatangan pada kuartal pertama tahun 2026 meningkat 5,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara selama kurun itu meningkat 8,53 persen secara tahunan.
BPS mencatat angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang, meningkat 14,75 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Angka akumulatif kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari-April 2026 tercatat 4,68 juta kunjungan atau naik 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ant/S-2
- pariwisata
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pelepasan Jenazah Personel Penjaga Perdamaian Indonesia dari Lebanon
-
Energi Mulai Pulih, tapi Ancaman Penimbunan BBM Bikin Pemerintah Harus Turun Tangan
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Indeks Budaya Literasi Jakarta Mengalami Kenaikan pada 2025
-
Kebakaran Hanguskan Rumah Makan di Jalan Kota Bambu Selatan, Api Berhasil Dipadamkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.