Menkeu Ungkap Banyak Rumor Negatif Ikut Menekan Rupiah

Kamis, 04 Jun 2026, 17:55 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melihat pelemahan nilai tukar rupiah bukan hanya disebabkan faktor eksternal, tapi juga faktor di dalam negeri yang terlalu banyak isu dan rumor negatif.

“Kalau kita lihat pelemahannya tiba-tiba saja, satu dua hari ini kan. Ada rumor macam-macam di pasar,” kata Menkeu Purbaya usai Rapat Kerja di Komisi XI DPR RI, Rabu (3/6).

Ket. Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa — Sumber: TV Parlemen

“Ada yang bilang saya menyuruh perbankan melaluikan stress-test kalau rupiahnya 18.000 lebih, padahal saya gak pernah isu seperti itu. Jadi banyak isu yang membuat sentimen ke rupiah negatif,” ujar dia.

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kewajibannya sebagai menteri keuangan adalah menjaga fundamental ekonomi, agar bergerak semakin cepat. Karena pada akhirnya nilai tukar rupiah akan ditentukan oleh fundamental ekonominya.

Menkeu Purbaya juga mengatakan, sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan KSSK, dirinya juga belum merasa perlu melakukan pertemuan khusus. Karena stabilisasi nilai tukar rupiah, tegasnya, adalah juridiksi Bank Indonesia.

“Biar itu mereka (BI) jalankan dulu, nanti kita rapat berkala secara normal saja. Kalau ada kordinasi yang bisa ditingkatkan untuk memperbaiki nilai tukar, kita akan lakukan,” ucap dia.

Namun jika BI meminta ada rapat cepat, tambah Menkeu, maka akan diadakan rapat lebih cepat. Karena sejauh ini, juga sudah ada pertemuan bulanan dewan gubernur BI yang membahas perkembangan rupiah.

“Tapi kalau soal stabilisisasi nilai tukar, itu juridiksi BI sebagai bank sentra,” kata Menkeu menegaskan.

Hari ini nilai tukar rupiah masih melemah ke level 18.023 per dollar AS. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.