Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Api yang Melanda Savana Propok Rinjani Berhasil Dipadamkan Sepenuhnya

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Api yang Melanda Savana Propok Rinjani Berhasil Dipadamkan Sepenuhnya Doc: Antara
Ket. Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran di kawasan hutan Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (3/6).

Lombok Timur - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bukit Savana Propok, kawasan Gunung Rinjani Resort Aikmel Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil dipadamkan secara total.

"Berdasarkan pantauan visual terbaru dari jarak aman pada Rabu siang, kepulan asap maupun titik api terbuka sudah tidak lagi terlihat di area bekas kebakaran, kami memastikan situasi telah sepenuhnya aman dan terkendali," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardi di Lombok Timur, Rabu (3/6).

Ia mengatakan dalam upaya pemadaman secara maraton itu melibatkan tim gabungan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla), petugas Balai TNGR, serta elemen masyarakat.

"Petugas gabungan berhasil menghentikan perambatan api yang sempat melahap vegetasi sabana kering sejak Selasa (2/6) siang," katanya.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali terdeteksi oleh sistem pemantauan lapangan pada Selasa (2/6), sekitar pukul 11.00 Wita. Lokasi api mula-mula muncul di kawasan Savana Propok 2, tepatnya pada koordinat 50 446438 E dan 9067279 S.

Akibat embusan angin yang cukup kencang serta hamparan rumput yang mulai mengering memasuki musim kemarau, kobaran api dengan cepat meluas hingga membakar sebagian vegetasi di kawasan Savana Propok 1.

Dalam merespons situasi darurat tersebut, Kelompok Pengelola Savana Propok langsung bergerak cepat dengan menerjunkan sedikitnya 15 personel ke lokasi kejadian pada pukul 13.00 Wita.

Kendati tim telah melakukan pemadaman secara intensif hingga menjelang pukul 18.00 Wita, medan yang sulit serta keterbatasan alat membuat bara api belum sepenuhnya dapat dikendalikan pada malam pertama.

"Kondisi medan dan gelapnya malam sempat menjadi kendala utama bagi para petugas di lapangan," katanya.

Ia mengatakan hingga Selasa (2/6), pukul 19.00 Wita, api memang masih terpantau aktif di beberapa bagian kawasan yang terdampak.

Mengingat kondisi telah memasuki malam hari dengan tingkat pencahayaan yang terbatas serta mempertimbangkan faktor keselamatan personel yang bertugas, pemadaman dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Rabu pagi.

"Memasuki Rabu pagi, skenario penanganan berjalan dengan sangat efektif. Tim gabungan kembali bergerak ke lokasi guna melakukan penyisiran total untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.