Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Lahir Pancasila, Prabowo Dorong Koperasi dan UMKM Jadi Motor Ekonomi

📅 Senin, 01 Jun 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Lahir Pancasila, Prabowo Dorong Koperasi dan UMKM Jadi Motor Ekonomi Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6).

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat koperasi sebagai pilar Ekonomi Pancasila untuk mendorong pemerataan kesejahteraan dan menjadikan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan.

Dalam amanat upacara Hari Lahir Pancasila di pelataran Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (1/6), Prabowo mengatakan pembangunan ekonomi tidak boleh hanya berorientasi pada capaian statistik, tetapi harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

“Koperasi harus diperkuat. Koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat, dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Prabowo.

Ia menegaskan rakyat harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objek atau alat pembangunan.

Prabowo menjelaskan tujuan akhir Ekonomi Pancasila adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan hasil pembangunan.

“Pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan pemerataan. Kemajuan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan atau dokumen sejarah, melainkan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional.

Menurut dia, ekonomi yang berlandaskan Pancasila harus bersifat egaliter, berorientasi pada kepentingan rakyat, menjunjung nilai kemanusiaan, serta berpihak pada kepentingan nasional.

“Ekonomi kita harus berpihak kepada kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Ekonomi kita tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang saja,” katanya.

Prabowo menilai sebagian keuntungan dari sumber daya alam Indonesia selama ini masih mengalir ke luar negeri sehingga perlu upaya untuk memastikan manfaatnya lebih besar dirasakan oleh rakyat.

Upacara Hari Lahir Pancasila pada hari ini diikuti oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-13 KH Ma'ruf Amin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Mahkamah Agung Prof. Sunarto, Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo, Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan, dan pejabat negara lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.