Pelayanan Haji 2026 Dinilai Banyak Perubahan, Amirul Hajj Apresiasi Kinerja Kemenhaj
Jumat, 29 Mei 2026, 08:29 WIBMINA â Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dinilai mengalami lompatan besar dalam kualitas pelayanan jamaah Indonesia. Perubahan terasa hampir di seluruh aspek layanan, mulai dari keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga pelayanan kesehatan.
âSaya melihat ada energi baru dalam pelaksanaan haji tahun ini. Semangat kerja dan pelayanan sangat terasa di seluruh jajaran petugas,â ujar Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafiâi, di Mina.
Ia mengatakan, peningkatan pelayanan sudah terlihat sejak fase keberangkatan di Tanah Air, terutama pada ketepatan jadwal penerbangan dan penguatan pemeriksaan kesehatan berbasis istithaâah.
âPemeriksaan kesehatan dilakukan ketat demi memastikan jamaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji. Ini bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan jamaah,â katanya.
Di sektor transportasi dan pemondokan, Syafiâi mengaku banyak menerima testimoni positif langsung dari jemaah.
Menurutnya, jamaah merasa mendapatkan pelayanan yang nyaman sejak pertama tiba di Arab Saudi.
âBanyak jamaah menyampaikan mereka merasa seperti tamu VIP. Datang langsung disambut, diarahkan ke bus, dan diantar sampai hotel,â ujarnya.
Keberadaan bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam juga dinilai sangat membantu mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram.
Selain itu, kualitas hotel jamaah disebut mengalami peningkatan signifikan, termasuk hotel yang berada di sektor dengan jarak lebih jauh dari Masjidil Haram namun memiliki akses transportasi yang baik.
âJamaah merasa nyaman. Hotelnya baik, bersih, air dan pencahayaan bagus, serta akses transportasinya mendukung,â katanya.
Dari sisi konsumsi, Syafiâi mengaku hampir tidak menemukan keluhan berarti dari jemaah.
âMayoritas jamaah justru mengapresiasi kualitas makanan yang disediakan,â tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi klinik satelit di berbagai sektor pemondokan.
Kerja sama Kementerian Haji dan Umrah dengan Saudi German Hospital dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat layanan kesehatan jamaah Indonesia.
âPelayanan kesehatan berjalan jauh lebih baik. Klinik satelit aktif melayani jamaah di bawah supervisi KKHI dan rumah sakit mitra,â ungkapnya.
Syafiâi berharap capaian positif penyelenggaraan haji tahun ini dapat terus ditingkatkan pada musim haji mendatang.
âKalau tahun ini sudah sangat baik dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Insya Allah tahun depan bisa jauh lebih baik lagi,â tandasnya.
- kemenhaj
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Kemenhaj tinjau akomodasi jamaah calon haji di Mina
-
Awas! Hati-hati Modus Haji Ilegal, Masyarakat Indonesia Wajib Waspada!
-
Kemenhaj: Seluruh Jamaah Haji Indonesia telah Tiba di Tanah Suci
-
Tak Kenal Libur, Perwira PT Patra Drilling Contractor Tetap Jaga Operasi Energi di Momen Idulfitri
-
Wagub DIY: Jambore PSKS Jadi Kunci Penguatan Kesejahteraan Sosial
-
Catat Tanggalnya! Pink Moon April 2026 Bakal Hiasi Langit
-
Bangun SDM Tangguh, Bappenas Siapkan Kerangka Penguatan Mentalitas Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.