Jelang Piala Dunia, AS, Meksiko, dan Kanada Perketat Aturan terkait Ebola

Jumat, 29 Mei 2026, 10:54 WIB

OTTAWA - Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada mengumumkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang terkoordinasi terkait perjalanan bagi pelancong yang tiba dari wilayah-wilayah di Afrika yang berisiko paling tinggi terpapar virus Ebola.

Menurut pernyataan bersama yang dirilis oleh Global Affairs Canada pada Kamis (28/5), pendekatan terkoordinasi tersebut bertujuan melindungi warga serta jutaan pengunjung, penggemar, atlet, dan wisatawan yang diperkirakan akan menghadiri Piala Dunia FIFA 2026 mendatang.

Ket. Foto: Foto drone Stadion Azteca, tempat pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, yang diambil pada 10 Mei 2026, di Mexico City, ibu kota Meksiko. — Sumber: ANTARA/Xinhua

Ketiga negara di Amerika Utara itu menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut juga bertujuan untuk menjaga perjalanan dan perdagangan di perbatasan mereka.

"Kesehatan dan keselamatan setiap orang di kawasan ini tetap menjadi prioritas tertinggi kami saat menyambut dunia ke Amerika Utara," demikian isi pernyataan trilateral tersebut.

Kanada melarang warga dari Republik Demokratik (RD) Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan memasuki negara itu selama 90 hari. Kebijakan yang mulai berlaku pada Rabu (27/5) tersebut juga meminta pendatang dari negara-negara Afrika itu menjalani karantina selama 21 hari.

Pada Minggu (17/5) lalu, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasionaldan mengatakan berisiko tinggi menyebar ke negara-negara tetangga.

Keputusan tersebut telah mendorong sejumlah pemerintah untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan terkait perjalanan.

Diketahui, Piala Dunia FIFA akan diselenggarakan bersama oleh AS, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni.

  • wabah ebola

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.