Cerita Duka Korban Kebakaran di Krendang Jakbar, Demi Selamatkan Nyawa Anak-cucu Dobrak Pintu

Jumat, 29 Mei 2026, 18:02 WIB

JAKARTA - Salah satu korban kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Jakarta Barat, bernama Darto (43) mengaku langsung berlari menyelamatkan anak dan cucunya saat melihat api tiba-tiba membesar dari kontrakan di sebelah tempat tinggalnya, Kamis (28/5) malam.

Saat insiden itu terjadi, Darto bersama istrinya tengah berjualan di warung yang berada tepat di depan kontrakan tempat tinggal mereka.

Ket. Foto: Seorang korban kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Jakarta Barat, Darto (43), tengah menggendong cucunya di depan kontrakannya yang ludes terbakar, Jumat (29/5/). — Sumber: ANTARA/Risky Syukur

"Saya lagi jualan tuh semalam. Warung saya depan kontrakan. Tiba-tiba dari sini (menunjuk titik awal kebakaran) api udah membesar, sekitar pukul 19.30 WIB. Saya enggak pikir panjang, langsung lari ke rumah dengan mendobrak pintu yang terkunci untuk nyelamatin anak dan cucu," kata Darto kepada wartawan di lokasi, Jumat sore.

Sebelum masuk untuk menyelamatkan anak dan cucunya, Darto sempat menyuruh istrinya untuk menjauh ke titik aman, untuk mengurangi risiko.

"Anak sama cucu saya di lantai dua. Saya lari ke atas. Syukurnya kita empat-empatnya selamat," katanya.

Namun demikian, dia tidak sempat menyelamatkan barang berharganya. Ponsel, KTP, kartu keluarga (KK), dan barang berharga lainnya ludes dilahap si jago merah.

"Semuanya ludes, tapi intinya anak sama cucu saya selamatlah, kita berempat sama istri saya," tutur Darto.

Menurutnya, api pertama kali berasal dari lantai dua kontrakan di sebelah tempat tinggalnya. "Semalam sih dari lantai dua, korsleting listrik katanya. Jam setengah delapan itu udah membesar aja apinya gitu," ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 27 rumah warga hangus dalam kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (28/5) malam.

"Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Akibat kebakaran itu, total 113 kepala keluarga (KK) dengan 250 jiwa harus mengungsi lantaran tempat tinggalnya ludes dilahap api. Ratusan jiwa itu mengungsi ke musala serta tenda-tenda bantuan pemerintah.

Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.