Pejalan Kaki Tewas Tertabrak KA Penataran di Perlintasan Ahmad Yani Surabaya

Kamis, 28 Mei 2026, 16:27 WIB

SURABAYA - Command Center 112 Pemerintah Kota Surabaya pada Kamis (28/5) pagi menerima laporan adanya kecelakaan kereta api dengan pejalan kaki di perlintasan Jalan Ahmad Yani, Wonocolo Surabaya, Kamis (28/5). 

Korban Slamet Daroini, 48 tahun, warga Dusun Wonorejo, Slemanan Kecaman Undanawu, Blitar, meninggal dunia akibat tertabrak kereta api (KA) Penataran relasi Surabaya-Blitar pada pukul 04.40.

Ket. Foto: Petugas Command Center 112 mengevakuasi korban sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya. — Sumber: Istimewa

Petugas gabungan Command Center 112 bergerak cepat menuju lokasi dan saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di samping perlintasan rel kereta api. Proses penanganan dan evakuasi langsung dilakukan bersama PMI Kota Surabaya, Kepolisian, dan tim Inafis untuk proses identifikasi korban. 

Berdasarkan keterangan di lokasi, Kereta Api Penataran relasi Surabaya-Blitar melintas sekitar pukul 04.35 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju kamar jenazah RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. 

Dari informasi yang dihimpun, Kapolsek Wonocolo Kompol Haryoko Widhi mengatakan, kronologi kecelakaan bermula saat korban berjalan di pinggir rel perlintasan KA Jalan Ahmad Yani Wonocolo Surabaya seperti orang linglung.

Korban berjalan di sisi barat rel. Tidak lama kemudian melintas KA Penataran relasi Surabaya-Blitar dari arah utara ke selatan.  Korban saat itu berjalan sangat dekat dengan rel. "Saat hendak melintas masinis sudah mengklakson korban," ujarnya. 

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.