Belanda Datang Sebagai Tim Kuda Hitam Berbahaya di Piala Dunia 2026

Kamis, 28 Mei 2026, 06:10 WIB

PARIS - Tim nasional Belanda kembali menatap Piala Dunia dengan harapan besar untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia pertama mereka. Meski tidak masuk daftar favorit utama, Belanda diam-diam membawa modal kuat menuju turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Di bawah arahan pelatih Ronald Koeman, skuad Oranje tampil konsisten sepanjang kualifikasi dengan menyapu bersih delapan kemenangan dan memperpanjang catatan tak terkalahkan menjadi 14 pertandingan di semua kompetisi.

Ket. Foto: Ronald Koeman. — Sumber: AFP

Namun, nama Belanda masih kalah gaung dibanding kandidat kuat seperti Spanyol, Prancis, Argentina dan Inggris.

Koeman sendiri kembali ke Amerika Serikat dengan kenangan manis. Sebagai kapten Belanda pada Piala Dunia 1994, ia pernah membawa Oranje mencapai babak perempat final. Kini, ia mencoba mengulang sejarah itu sebagai pelatih.

Performa Belanda di turnamen besar mulai stabil kembali setelah sempat mengalami masa sulit pasca semifinal Piala Dunia 2014. Pada edisi 2022 di Qatar, mereka nyaris menyingkirkan Argentina di perempat final sebelum kalah dramatis lewat adu penalti setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol.

Kekecewaan lain datang di semifinal Piala Eropa 2024 ketika gol menit akhir Ollie Watkins membawa Inggris menang 2-1.

Meski demikian, optimisme perlahan tumbuh di Belanda. Legenda Oranje Patrick Kluivert percaya negaranya mampu melangkah setidaknya hingga delapan besar.

“Dengan adanya Argentina, Brasil, Spanyol, dan Prancis, Belanda tetap menjadi salah satu tim yang harus diwaspadai di Piala Dunia,” ujar Kluivert.

Belanda tergabung di Grup F bersama Japan national football team, Sweden national football team, dan Tunisia national football team. Mereka difavoritkan lolos, meski potensi menghadapi Brasil atau Maroko di fase gugur bisa menjadi tantangan berat.

Kapten Virgil van Dijk kemungkinan menjalani Piala Dunia terakhirnya karena akan berusia 35 tahun saat turnamen berlangsung. Sementara itu, kondisi kebugaran Memphis Depay masih menjadi perhatian setelah mengalami cedera.

Belanda juga kehilangan beberapa pemain penting seperti Xavi Simons dan Jerdy Schouten akibat cedera. Koeman mengakui absennya Simons menjadi pukulan besar bagi tim.

“Cedera Xavi benar-benar pukulan telak. Dari reaksinya, kami langsung tahu situasinya serius,” kata Koeman.

Meski begitu, Oranje tetap memiliki kedalaman skuad yang menjanjikan. Justin Kluivert mulai pulih dari cedera, sementara gelandang PSV Eindhoven Guus Til berpeluang masuk skuad akhir.

Koeman juga memastikan tidak akan memanggil kembali Georginio Wijnaldum meski tampil baik bersama Al-Ettifaq.

“Saya lebih memilih pemain lain di posisinya dan sejauh ini saya sangat puas,” ujar Koeman.

Belanda menunjukkan kualitasnya saat menghadapi juara Eropa Spanyol di semifinal UEFA Nations League tahun lalu. Mereka hanya kalah lewat adu penalti setelah bermain imbang agregat 5-5.

Walau kini tak lagi memiliki sosok sebesar Johan Cruyff, Marco van Basten, atau Arjen Robben, Koeman berhasil membentuk tim yang solid dan sulit dikalahkan.

Depay tetap diproyeksikan masuk skuad meski belum sepenuhnya bugar. Jika hanya siap bermain dari bangku cadangan, maka lini depan Belanda kemungkinan akan dipimpin Donyell Malen, yang tampil tajam bersama AS Roma sejak dipinjam dari Aston Villa pada Januari lalu.

Bagi Belanda, Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Ini adalah kesempatan lain untuk menghapus label “tim terbaik yang belum pernah juara dunia” yang selama puluhan tahun melekat pada Oranje.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Kolonel Inf Priyo Handoyo Ditunjuk Jadi Komandan Upacara HUT Ke-81 RI, Ini Profil Selengkapnya

Keren, Tampil Meyakinkan! Persiapan Matang Bawa Alwi Melaju ke Babak Kedua

Kemenperin Padukan Budaya dan Penguatan Industri saat Peringatan HUT ke-81 RI

Taruhan dan Ambisi Berbahaya Tiongkok Menguasai Arktik untuk Melahirkan Jalur Sutra Es

Bencana Mengintai, Pemerintah Siapkan Dana Rp5 Triliun untuk Penanganan Darurat

Jatim Kirim Tim SAR dan Dokter untuk NTT

Bendera Raksasa 40x20 Meter Berkibar di Puncak Gunung Sangar Bandung

Perayaan Tujuh Belasan di Daerah Cukup Meriah

HUT RI ke-81, Semangat Solidaritas Bank BSN Hadir untuk Masyarakat NTT

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Bali Kirim Lima Truk Berisi Kebutuhan Warga

Seru, Komplek TNI AU Waringin Permai Laksanakan Upacara Bendera, Perlombaan Olahraga hingga Panggung Hiburan

Rektor UI: Masih Banyak PR Pendidikan yang Harus Diselesaikan

Pemerintah Kabupaten Tangerang Siap Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT

Program Pendidikan Gratis Papua Tengah Jangkau 64.000 Pelajar dan Mahasiswa

Gempa Flores, Polda NTT Berangkatkan 125 Personel Bantu Penanganan

Hayooo Tebak, Siapa Menang Duel Janice dan Mirra Andreeva di Cincinnati?

Terkendala Lahan, Kodim Banyumas Sebut 182 dari Target 331 Gerai Kopdes Merah Putih Telah Selesai Dibangun

Kodim 0701/Banyumas Sebut 182 Gerai KDKMP Telah Dibangun

Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

Persiapan Asian Games, Voli Putra Pemanasan di Kamboja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.