Warga Gandaria Kembangkan Alat Olah Sampah Plastik Bernilai Ekonomi

Rabu, 27 Mei 2026, 16:23 WIB

JAKARTA - Warga RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengembangkan alat pengolahan sampah plastik berbasis teknologi sederhana untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah rumah tangga.

“Kita ubah menjadi sesuatu yang mengasyikkan agar orang itu buang sampah minimal nanti kita ubah menjadi berkah, menjadi cuan,” kata Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara Imam Basori kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/5).

Ket. Foto: Sampah — Sumber: antara foto

Imam mengatakan program tersebut bertujuan mengubah kebiasaan membuang sampah menjadi aktivitas yang bernilai manfaat bagi masyarakat.

Ia menerangkan pengelolaan sampah dilakukan melalui kolaborasi dengan pengepul dan instansi lingkungan hidup agar sampah yang dikumpulkan dapat diproduksi kembali menjadi barang bermanfaat.

Pihaknya tengah menyiapkan alat bernama “Smart Geprek” untuk membantu proses penghancuran sampah plastik seperti botol dan tutup botol menggunakan sistem dinamo dan gearbox.

“Kalau seumpama manual kan kadang digeprek pakai tenaga manusia. Jadi kita nanti menggunakan sistem dinamo yang teknologinya pakai seperti itu,” ucapnya.

Selain pengolahan plastik, warga juga mengembangkan pengolahan sampah dapur rumah tangga menjadi kompos dengan target waktu produksi yang lebih singkat dibandingkan metode konvensional.

“Kalau pakai sistem yang konvensional sampai 28 hari baru bisa panen untuk komposnya. Jadi kita ingin nanti sampai pengeringan bisa kelola sampai satu hari bisa kita manfaatkan,” katanya.

Imam menambahkan program tersebut juga akan melibatkan sekolah-sekolah melalui sosialisasi pengelolaan sampah dan edukasi menjaga lingkungan.

Ia berharap alat pengolahan sampah yang dikembangkan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Jakarta.

“Syukur-syukur alat yang kita gunakan nanti bisa jadi sampling untuk yang lain termasuk sistem keamanan seperti ini,” katanya.

Menurut dia, sejumlah peralatan untuk program tersebut sudah mulai disiapkan, termasuk pembelian dinamo dan gearbox untuk alat pengolahan sampah plastik.

“Insya Allah dalam waktu cepat ini kita akan lakukan untuk pembuatan seperti itu,” kata Imam.

  • Warga Gandaria
  • Alat Olah Sampah Plastik

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.