Tujuh KMP dari 69 Gerai di Kota Bandarlampung Dijadikan Gerai Besar

Minggu, 24 Mei 2026, 14:50 WIB

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengatakan bahwa tujuh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) bakal dijadikan gerai besar guna mendukung program pemerintah pusat.

"saat ini terdapat 69 gerai koperasi yang sudah terbentuk, tujuh di antaranya direncanakan menjadi gerai besar, sementara sisanya merupakan gerai skala kecil," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandarlampung, Rahma, di Bandarlampung, Minggu (24/5).

Ket. Foto: Ilustrasi Kopdes — Sumber: antara foto

Ia mengatakan bahwa Pemkot Bandarlampung menargetkan satu kelurahan memiliki satu Koperasi Merah Putih (KMP) sehingga total terdapat 126 KKMP di kota ini.

"Jadi dari 126 KKMP yang bakal di bangun saat ini sudah ada 69 gerai yang terbentuk," ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga kini baru satu gerai besar yang selesai dibangun, yakni gerai yang berada di kawasan Perumnas Way Halim, tepatnya di belakang PKOR Way Halim.

“Yang baru launching kemarin di Perumnas Way Halim itu sudah tahap selesai pembangunan, tinggal pengisian saja,” ujarnya.

Rahma menerangkan, pembangunan gerai usaha koperasi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi kerakyatan yang didorong pemerintah pusat dan daerah.

“Untuk pembangunan lahan gerai usaha ada tujuh di Bandarlampung, dan yang baru selesai pembangunan baru satu gerai yang sudah bisa dilihat di KKMP Perumnas Way Halim,” jelasnya.

Lurah Gulak Galik, Sobri mengatakan, saat ini koperasi di wilayahnya baru menjalankan kegiatan simpan pinjam antar anggota karena belum memiliki bangunan gerai yang dapat digunakan untuk aktivitas usaha maupun pemasaran produk lokal.

“Untuk sementara sembako juga belum berjalan karena gerainya masih dibangun. Jadi yang berjalan baru simpan pinjam antar anggota saja,” katanua.

Sobri menyampaikan, saat ini koperasi di Kelurahan Gulak Galik memiliki lebih dari 50 anggota yang terdiri dari pengurus dan anggota koperasi.

"Namun hingga kini produk lokal unggulan belum dapat dipasarkan karena belum tersedianya gerai. Tentunya kami harap gerai koperasi dapat selesai dibangun sesuai target pada Agustus 2026 sehingga aktivitas koperasi bisa berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," kata dia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.