Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Musim Kemarau, BPBD Lombok Tengah Siapkan 300 Tangki Air

📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 07:55 WIB | Oleh:
Hadapi Musim Kemarau, BPBD Lombok Tengah Siapkan 300 Tangki Air Doc: RRI
Ket. BPBD Lombok Tengah Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Korban Banjir Desa Kabul

LOMBOK TENGAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menyiapkan 300 tangki air bersih dalam memenuhi kebutuhan masyarakat pada musim kemarau 2026.

"Saat ini telah mulai ada permintaan air bersih jelang musim kemarau 2026," kata Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah, Sabtu (26/5).

Berdasarkan informasi dari BMKG, kata dia, musim kemarau 2026 ini diprediksi lebih panjang dari musim kemarau tahun 2025.

"Kondisi saat ini memang masih terjadi hujan, tapi permintaan air bersih mulai ada meskipun tidak banyak," katanya.

“Sampai dengan bulan Mei baru tujuh tengki air bersih yang disalurkan dan itu permintaan masyarakat dari beberapa kecamatan seperti Pujut, Praya Timur, dan Kecamatan Jonggat," tambah Ridwan.

Jika belajar dari tahun-tahun sebelumnya, kata dia, pada Mei sudah masuk musim kemarau yang membuat permintaan air bersih makin tinggi.

Namun beberapa hari terakhir ternyata masih turun hujan yang sangat lebat, yang bahkan membuat adanya pohon tumbang menimpa rumah masyarakat di Desa Kerembong Kecamatan Janapria.

"Kami menyiapkan dua mobil armada yang sewaktu-waktu bisa mengantarkan air jika ada permintaan dari masyarakat,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, dari dinas masih memiliki stok air bersih hingga 200 tangki di PDAM dan 100 stok air bersih yang ada di BPBD, sehingga pihaknya memastikan jika masyarakat membutuhkan air bersih maka dari dinas akan langsung mengantarkan karena memang saat ini ketersediaan air bersih masih aman.

“Yang jelas sekarang kami dari BPBD sudah menyiapkan air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat jika ada permintaan,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mulai bijak dalam menggunakan air atau tidak secara berlebihan menjelang musim kemarau 2026 ini.

"Kami harapkan warga mulai melakukan penyimpanan air," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.