Ekspansi Bisnis Berkelanjutan, Krom Bank Tahan Laba 2025 untuk Perkuat Modal
Jumat, 22 Mei 2026, 10:46 WIBJAKARTA- PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) pada 2026 akan mengarahkan strategi bisnisnya dengan fokus menguatkan ekosistem digital, meningkatkan kualitas aset, hingga optimalisasi kolaborasi strategis. Hal itu ditempuh untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika dan tantangan industri perbankan nasional.
Saat menggelar paparan publik atau public expose 2026 di Jakarta, Rabu (20/5), Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan menyampaikan bahwa industri perbankan nasional masih menunjukkan tren pertumbuhan positif meski dihadapkan pada tantangan ekonomi global.
âKami melihat kondisi makro ekonomi saat ini menuntut industri perbankan untuk semakin adaptif, prudent, dan inovatif dalam menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat,â kata Anton dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (22/5).
Apalagi, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang praktis, aman, dan terintegrasi kata Anton juga membuka peluang pertumbuhan yang besar bagi industri perbankan digital.
âKami berusaha untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,â jelasnya.
Memasuki 2026, Anton menjelaskan, bahwa perseroan akan menerapkan sejumlah strategi dalam menggenjot pertumbuhan bisnis. Salah satunya dengan melakukan penguatan ekosistem digital dan pengalaman pengguna (user experience).
Selanjutnya, kata Anton, Krom Bank juga akan meningkatkan kualitas aset dan manajemen risiko, pengembangan produk berbasis kebutuhan nasabah, hingga perluasan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
âKami meyakini bahwa konsistensi transformasi digitalakan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat,â jelasnya.
Bersamaan dengan public expose, Krom Bank juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Salah satu keputusan yang diambil adalah menahan laba tahun buku 2025 sebesar 143 miliar rupiah untuk menambah saldo laba ditahan perseroan (retained earnings). Hal itu mengindikasikan, pemegang saham Krom Bank menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2025.
Keputusan menahan laba 2025 tersebut papar Anton, sebagai bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
âDengan struktur permodalan yang semakin solid, kami optimistis Krom Bank dapat terus menjalankan agenda ekspansi bisnis secara berkelanjutan,â ujar Anton.
Kinerja Tahun Berjalan
Anton juga dalam keterangannya menyampaikan kinerja keuangan perseroan untuk posisi tahun berjalan Maret 2026. Krom Bank jelasnya berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar 89,95 miliar rupiah, melesat 99 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Laba tersebut didorong oleh kinerja intermediasi yang solid. Realisasi kredit Krom Bank tercatat tumbuh double digit 98 persen yoy. Begitu pula dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) melesat 138 persen yoy menjadi 10,86 triliun rupiah.
Adapun rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Rasio (CAR) terjaga di level 39,78 persen dengan total aset mencapai 14,77 triliun rupiah, atau tumbuh 78 persen yoy.
- RUPST
- Laba Bersih
- Ekspansi Bisnis
- Krom Bank Indonesia
- Public Expose
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Pasar Hunian Menengah Atas Tunjukkan Resiliensi, Penjualan Properti Terus Bertumbuh
-
Korsel Sepakat Serahkan Satu Prototipe Jet Tempur KF-21 ke Indonesia
-
Strategi Hyper-Personalization Bawa Indosat Tumbuh Kuat pada Awal 2026
-
Jasa Marga catatkan laba bersih pada Kuartal I 2026
-
Pekan Konferensi Asia Afrika
-
Tindak Lanjuti PP Tunas, Pramono: Pemprov DKI Segera Buat Pergub Turunan
-
MPM Perkuat Ekosistem Pembiayaan dan Asuransi untuk Dongkrak Penjualan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.