Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Cari Kepastian Regulasi, Bukan Sekadar Iming-Iming Insentif

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 23:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Menurut Yusuf, investor lebih mempertimbangkan kestabilan arah kebijakan, efisiensi logistik, produktivitas tenaga kerja, dan kesiapan rantai pasok dibanding sekadar insentif jangka pendek.

Dia menilai perubahan regulasi yang terlalu cepat dan tidak terprediksi justru meningkatkan risiko investasi, sehingga reformasi ekonomi perlu didukung roadmap yang jelas dan kerangka kebijakan yang konsisten.

“Reformasi tetap perlu dilakukan karena ekonomi terus berubah, tetapi reformasi itu harus punya jangkar institusional yang kuat dan roadmap yang jelas. Ada perbedaan penting antara kebijakan yang adaptif dengan kebijakan yang berubah-ubah tanpa kepastian,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.