Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendalikan Inflasi, Bupati Gorontalo Siapkan Program Pangan Murah

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 07:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kendalikan Inflasi, Bupati Gorontalo Siapkan Program Pangan Murah Doc: ANTARA
Ket. High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dihadiri oleh Pemda Kabupaten Gorontalo, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo dan Perum Bulog Gorontalo, pada Senin (18/5/2026).

GORONTALO – Bupati Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi menyiapkan program pangan murah bekerja sama dengan Perum Bulog, sebagai upaya pengendalian inflasi di daerah itu.

Dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpinnya di Gorontalo,Senin (18/5), Sofyanmengatakan program tersebut akan menyasar 68 ribu kelompok penerima dan didistribusikan hingga ke seluruh kecamatan di daerah tersebut.

Ia mengatakan pelaksanaan program pangan murah tinggal menunggu kesiapan teknis dari Bulog dan ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat.

Program tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, serta memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap aman menjelang hari besar keagamaan dan pelaksanaan agenda nasional.

Selain program pangan murah, pemerintah daerah juga berupaya menjaga ketersediaan pasokan bahan makanan dan kelancaran distribusi agar harga di pasaran tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan.

"Distribusi pasokan makanan harus dipermudah supaya tidak mempengaruhi harga pasar," katanya.

Pemerintah daerah bersama sejumlah instansi turut membahas kesiapan kebutuhan bahan pangan, untuk mendukung pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS) di Gorontalo.

Kebutuhan bahan pangan seperti ikan, beras, daging dan komoditas lainnya, menjadi perhatian pemerintah daerah guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Pertamina dan Bulog, guna memperkuat koordinasi pengendalian inflasi daerah.

Sementara itu, terkait kondisi harga pangan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Sofyan memastikan pasokan kebutuhan masyarakat masih aman dan inflasi daerah tetap terkendali.

"Pasokan daging kita lebih, walaupun harga sapi agak sedikit melonjak karena permintaan meningkat, tetapi kebutuhan masyarakat masih tersedia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.