Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Panas Datang! Ini Saran Penggunaan Suhu AC yang Aman untuk Kesehatan Anda

📅 Senin, 18 Mei 2026, 05:34 WIB | Oleh:
Musim Panas Datang! Ini Saran Penggunaan Suhu AC yang Aman untuk Kesehatan Anda Doc: freepik.com/goffkein
Ket. ilustrasi seorang perempuan menyalakan air conditioner.

JAKARTA - Pendingin ruangan (AC) kerap menjadi andalan untuk mendapatkan udara sejuk saat musim panas. Namun, penggunaan AC yang berlebihan berisiko memicu masalah kesehatan.

Sebagaimana dilansir laporan Hindustan Times, Minggu (17/5), Direktur Bidang Penyakit Dalam di Sir H. N. Reliance Foundation Hospital, Dr. Divya Gopal menyampaikan bahwa udara dingin dari AC dapat memicu gejala mirip flu musim panas.

Menurut dia, perubahan suhu mendadak dapat memengaruhi sistem pernapasan. Ia mencontohkan masalah muncul ketika tubuh terus-menerus berpindah antara dua suhu ekstrem, misalnya suhu luar ruangan mendekati 40 derajat celsius sementara suhu dalam ruangan sekitar 20 derajat celsius.

Serangkaian perubahan terjadi saat tubuh terus berpindah antara suhu ekstrem, seperti keluar dari ruangan ber-AC menuju udara panas di luar atau bahkan masuk ke area rumah yang lebih hangat seperti dapur tanpa AC.

“Lapisan halus pada hidung dan saluran pernapasan sebenarnya terbiasa dengan perubahan suhu yang terjadi perlahan, bukan secara tiba-tiba. Ketika tubuh mendingin terlalu cepat, pembuluh darah di hidung menyempit lalu melebar dengan cepat, yang dapat menyebabkan vasomotor rhinitis,” kata Dr. Gopal.

Kondisi ini, lanjut dia, membuat hidung membengkak, menghasilkan lendir, dan menimbulkan gejala seperti pilek atau hidung tersumbat meskipun tidak ada infeksi.

Menurut dia, tubuh membutuhkan penyesuaian secara bertahap, sehingga sangat kesulitan menghadapi perubahan suhu yang terlalu sering atau “guncangan suhu” bisa berisiko muncul gejala yang menyerupai flu biasa.

Aspek lain yang perlu diperhatikan terkait kelembapan udara. AC menciptakan udara yang sangat kering karena menghilangkan banyak kelembapan dari ruangan.

Dr. Gopal menyampaikan kelembapan udara di dalam ruangan sebaiknya berada di kisaran 40 hingga 60 persen. Jika AC digunakan terlalu lama, kelembapan bisa turun menjadi 20 hingga 30 persen.

“Udara kering membuat lapisan lendir di hidung mengering sehingga lebih lemah dan kurang mampu menangkap virus maupun polutan,” tutur dia.

Dokter Gopal menyampaikan bahwa udara lembap secara alami membantu mengembalikan kelembapan pada saluran hidung dan tenggorokan yang kering, mengurangi iritasi yang disebabkan oleh udara kering AC.

Oleh karena itu, banyak orang merasa gejala seperti hidung tersumbat, tenggorokan kering, dan “flu musim panas” berkurang setelah pindah ke lingkungan yang lebih lembap.

Kondisi AC juga bisa menjadi penyebab gejala “flu musim panas” yang terus berulang. Dokter Gopal mengingatkan pentingnya membersihkan filter AC secara rutin.

Jika tidak dibersihkan, filter dapat dipenuhi debu, serbuk sari, jamur, dan bakteri yang kemudian beredar di udara yang dihirup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.