- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Ingin Hidup dari E...
Jakarta Ingin Hidup dari Events
Senin, 18 Mei 2026, 01:05 WIBJAKARTA - Perekonomian Jakarta harus bisa hidup dari berbagai events yang diselenggarakan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jakarta tengah mempelajari strategi Kota Cannes, Prancis, dalam mengembangkan ekonomi berbasis penyelenggaraan event internasional.
Langkah ini ditempuh Jakarta setelah berhasil kota Cannes tersebut mampu menjadikan sektor pariwisata dan industri kreatif sebagai penopang ekonomi. Cannes memiliki banyak event besar. Salah satunya festival film internasional yang diikuti sekitar 45 ribu peserta setiap tahun.
âIni luar biasa. Cannes bisa menjadi kota yang hidup dari industri event. Bahkan, 40 persen penopang ekonominya berasal dari sektor pariwisata. Ini juga harus dikembangkan di Jakarta,â kata Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno , Minggu.
Hal tersebut menjadi salah satu hasil dari pertemuan Rano bersama delegasi Pemprov bertemu Wakil Wali Kota Cannes, Thomas Pariente, di Cannes, Kamis (14/5). Rano berharap Pemprov bisa bekerja sama dengan Kota Cannes untuk membuka peluang pasar konten serta pelatihan penyelenggaraan kegiatan internasional agar Jakarta dapat berkembang seperti Cannes.
Dia juga berharap Jakarta bisa mengembangkan talenta di bidang manajemen kegiatan seperti yang dilakukan Cannes. âCannes itu luar biasa. Mereka punya universitas negeri hingga jenjang doktoral yang memungkinkan lulusannya memiliki jejaring dengan event-event internasional. Suatu saat Jakarta juga harus bisa,â seperti itu,â tandas Rano.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Thomas menyatakan, Cannes Film Festival yang diadakan The French Association of the International Film Festival di bawah kepemimpinan Iris Knobloch, memberikan dampak ekonomi besar bagi kota Cannes. Selama 12 hari pelaksanaan festival, perputaran ekonomi mencapai sekitar 216 juta euro atau setara 4,4 triliun.
Selain dikenal sebagai kota perfilman, Cannes juga berhasil menjadikan berbagai event internasional sebagai penggerak utama ekonomi kota melalui sektor pariwisata, media, hospitality, dan industri kreatif. Pemerintah Cannes tidak hanya memfasilitasi penyelenggaraan Cannes Film Festival melalui sejumlah venue utama, salah satunya Palais des Festivals et des Congres.
Sepanjang tahun, Cannes juga menggelar berbagai agenda internasional, seperti MIPTV dan MIPCOM untuk industri televisi, festival kapal pesiar dan perahu, festival musik, hingga konferensi industri internasional lainnya. Tidak hanya itu, setiap Juni saat musim panas, Cannes juga menggelar festival musik selama lima hari dengan sekitar 15 ribu pengunjung. Kegiatan tersebut menghasilkan dampak ekonomi hingga 160 juta euro atau setara Rp3,2 triliun.
Sport Tourism
Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyoroti posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia saat menghadiri flag off Half Marathon dalam ajang Digiland Run 2026 di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Minggu. Kegiatan ini diikuti lebih dari 12.500 pelari dari dalam dan luar negeri.
âSaya mengapresiasi penyelenggaraan Digiland Run 2026 yang berhasil menghadirkan energi positif sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia,â kata Pramono di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Minggu pagi. Ini salah satu ajang lari terbesar di ibu kota yang diikuti ribuan peserta dari dalam maupun luar negeri.
Pramono menyebut, kegiatan olahraga berskala internasional seperti ini mampu memberikan dampak positif bagi citra kota, ekonomi, hingga gaya hidup sehat masyarakat. âSaya menyampaikan apresiasi kepada PT Telekomunikasi Selular, sponsor, insan media, komunitas lari, dan seluruh pelari karena telah memenuhi Kota Jakarta dengan energi positif dan semangat yang luar biasa,â ujar Pramono.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus berkomitmen membangun kota yang ramah bagi pelari maupun pejalan kaki. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembenahan infrastruktur, pengembangan ruang publik, hingga penyediaan fasilitas olahraga yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jalur pedestrian, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik yang mendukung aktivitas olahraga menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat perkotaan yang lebih sehat. Selain itu, Pemprov juga ingin menjadikan Jakarta sebagai kota modern yang terbuka dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
âMelalui kegiatan seperti ini, diharapkan tumbuh semangat berolahraga di tengah masyarakat Jakarta sekaligus memperkenalkan kota ini sebagai kota modern yang terbuka, sehat, dan layak dikunjungi wisatawan dari berbagai penjuru dunia,â jelas Pramono.
- kota events
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.