Seorang Pendaki Asal Jawa Barat Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Rinjani
Minggu, 17 Mei 2026, 16:40 WIBMATARAM -- Petugas gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki bernama Endang Subarna (48) asal Jawa Barat yang dilaporkan meninggal dunia di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat melakukan pendakian.
"Setelah ada informasi, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan dan evakuasi terhadap korban," kata Kepala Balai TNGR NTB Budy Kurniawan di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan peristiwa yang dialami korban bermula ketika melakukan pendakian bersama rombongan melalui pintu pendakian melalui jalur Sembalun dengan didampingi porter dan tour organizer, pada Kamis (14/5) pagi hari.
Selanjutnya, korban dan rombongan tiba di pos 4 dan rombongan pendakian istirahat, karena cuaca hujan dengan didampingi 2 guide untuk berteduh.
Sekitar pukul 16.00 Wita hujan reda, kemudian rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pelawangan Sembalun.
"Namun sekitar 15 menit jalan kaki korban membuka jas hujan nya dan melanjutkan jalan kaki beberapa langkah korban menunduk, terjatuh pingsan di jalur pendakian," katanya.
Oleh guide yang mendampingi korban dilakukan penanganan awal, seperti menyadarkan dengan memanggil nama korban, namun tidak direspons.
"Kebetulan di jalur tersebut ada seorang dokter yang melakukan pendakian, kemudian atas arahan dokter tersebut di berikan pertolongan terhadap korban namun korban masih belum sadar," katanya.
Mendapatkan informasi tentang adanya kecelakaan terhadap pengunjung pada pos 4 jalur pendakian Sembalun, petugas melakukan koordinasi dengan tim evakuasi (EMHC).
Selanjutnya tim EMHC segera menghubungi guide yang bersama korban untuk melakukan assessment dan kondisi korban mengalami gagal nafas dan dilakukan proses RJP (resusitasi jantung paru) oleh petugas dengan arahan tim medis dari EMHC.
Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh tim gabungan untuk memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis, namun korban tidak bisa diselamatkan atau meninggal dunia.
"Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban langsung dibawa turun oleh tim rescue menuju Puskesmas Sembalun, sebelum selanjutnya dirujuk ke RSUD Selong," katanya.
- Gunung Rinjani
- tewas di jalur pendakian
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
APBD 2027 Solok: Pendapatan Ditargetkan Rp476,54 Miliar, Belanja Rp536,98 Miliar.
-
Tiga Skenario Tim Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia 2027: Menang Mengunci Tiket, Imbang Menghitung Peluang, Kalah Menunggu Hasil Lain
-
Para Pendaki Diimbau Membatalkan, Jalur ke Rinjani Terbakar Makin Luas
-
Pembalap Muda Indonesia Kiandra Ramadhipa Start di Posisi ke-12 di Moto3 Junior Valencia
-
Bukan Sekadar Kuliah! Kepala BNN Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan untuk Melawan Narkoba
-
Bukan Sekadar Klaim! Akademisi Ungkap Alasan Kinerja Rosan Dinilai Terbaik
-
Bappenas Dorong Penguatan Modal Manusia Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.